PTBA Pastikan Proyek Gasifikasi Tetap Berjalan

Rabu, 10 Juni 2020 - 16:17 WIB
loading...
PTBA Pastikan Proyek...
PTBA memastikan proyek gasifikasi batu bara yang akan dikembangkan bersama Air Product dan Pertamina tetap jalan sesuai rencana. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Bukit Asam (PTBA) memastikan bahwa proyek gasifikasi batu bara yang akan dikembangkan bersama Air Product dan Pertamina tetap jalan sesuai rencana walaupun perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga bekerjasama dengan Bakrie Goup.

Investasi bisnis gasifikasi batu bara tersebut ditaksir menelan investasi mencapai USD2 miliar bertempat di kawasan Bukit Asam Coal Based Special Economic Zone (BACBSEZ) Tanjung Enim, Sumatra Selatan.

Adapun proyek gasifikasi tersebut akan mengonversi batu bara muda menjadi syngas untuk kemudian diproses menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai bahan bakar, urea sebagai pupuk dan polypropylene sebagai bahan baku plastik.

"Rencana kerja sama dengan Air Product tetap lanjut dengan investasi mencapai USD2 miliar," ujar Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, di Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Baca Juga: Realisasi Produksi Batu Bara RI Masih Sesuai Target )

Menurut dia, saat ini proyek gasifikasi batu bara tersebut masih dalam tahap kajian. Pihaknya berharap dalam waktu dekat dapat segera dilakukan Front End Engineering Design (FEED) dan Engineering Procurement Construction (EPC). Pihaknya akan melakukan tender untuk melaksanakan EPC. "Kita harapkan bisa komersial pada 2024 atau 2025 mendatang," jelasnya.

Tidak hanya itu, PTBA juga berkomitmen untuk melanjutkan proyek gasifikasi dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Namun terkait kerja sama tersebut pihaknya sednag mencari skema yang tepat lantaran butuh feedstok methanol yang cukup tinggi. "Jadi yang mereka butuhkan feedstock methanol, jadi tidak ada pull out," kata dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Ekspor Sawit hingga...
Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Purbaya Incar Windfall...
Purbaya Incar Windfall Tax dari Nikel dan Bea Keluar Batu Bara
Stok Batu Bara Pembangkit...
Stok Batu Bara Pembangkit PLN Tahan 15,9 Hari, Pasokan LNG 12 Hari
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved