BI Sebut Cadangan Devisa Sangat Mencukupi untuk Stabilkan Rupiah

Jum'at, 27 Maret 2020 - 06:17 WIB
BI Sebut Cadangan Devisa...
BI Sebut Cadangan Devisa Sangat Mencukupi untuk Stabilkan Rupiah
A A A
JAKARTA - Sejak pandemi corona meningkat di Indonesia, nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi rupiah terus merosot hingga 15% sepanjang tahun 2020 berjalan (year to date).

Untuk menstabilkan rupiah, Bank Indonesia kembali mengandalkan cadangan devisa. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan cadangan devisa Indonesia masih sangat mencukupi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Bahkan termasuk untuk upaya tripple intervension pun, cadangan devisa masih sangat cukup. Triple intervension yaitu intervensi di pasar spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) yang dilepas investor asing.

"Cadangan devisa masih lebih dari cukup, dengan adanya tekanan tentu ada penurunan. Jumlah cadangan devisa masih cukup untuk upaya kami menstabilisasi nilai tukar rupiah, termasuk triple intervension," ujar Perry dalam teleconfrence, Kamis (26/3/2020).

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Penurunan cadangan devisa pada Februari 2020 dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.

"Kita memiliki secondline of defense seperti bilateral swap dengan sejumlah bank sentral negara lain untuk stabilitas nilai tukar rupiah," jelasnya.

Mengutip data BI, pada akhir Februari 2020, jumlah cadangan devisa Indonesia tercatat USD130,4 miliar. Angka ini menurun dibandingkan posisi Januari 2020 sebesar USD131,7 miliar.

Angka cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Top! BI Didapuk Sebagai...
Top! BI Didapuk Sebagai Pengelola Cadangan Devisa Terbaik
BI Tegaskan Cadangan...
BI Tegaskan Cadangan Devisa Indonesia Kuat, Lampaui Standar IMF
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
4 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
4 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
5 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
5 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
6 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved