Ekonom Sarankan 4 Stimulus Ekonomi Hadapi Pandemi Corona

Senin, 30 Maret 2020 - 15:03 WIB
Ekonom Sarankan 4 Stimulus...
Ekonom Sarankan 4 Stimulus Ekonomi Hadapi Pandemi Corona
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai paket stimulus yang telah dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19) dirasa belum cukup. Sebab stimulus tersebut belum dirasakan masyarakat secara luas.

Ekonom senior Indef, Fadhil Hasan mengatakan setidaknya ada empat stimulus fiskal yang dapat diberikan pemerintah kepada masyarakat agar mampu bertahan di tengah pandemi virus corona.

"Pertama, upaya untuk melindungi kesejahteraan rakyat. Kedua, bagaimana memberikan perlindungan kepada bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Ketiga, pembelian alat kesehatan dan peralatan medis. Keempat, mensubsidi penggunaan listrik dalam beberapa bulan," ujar Fadhil melalui video conference, Senin (30/3/2020).

Fadhil menambahkan, selain untuk menyiapkan stimulus fiskal, pemerintah juga perlu menerbitkan stimulus untuk dampak ekonomi jangka pendek, menengah hingga panjang jika pemerintah memutuskan menerapkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah.

"Jadi, agar (ekonomi) tidak terjun bebas memang harus ada langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisasi atau mengusahakan agar ekonomi tetap bisa bertahan," kata dia.

Selain itu, dia berpendapat dalam menyikapi keadaan saat ini, pemerintah perlu menyiapkan countercylical policy dari stimulus berbagai sisi.

"Dalam keadaan seperti ini disebut sebagai countercylical policy itu diperlukan lewat stimulus dari sisi fiskal, moneter, dan dari sisi sektoral," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Pemerintah Jor-joran...
Pemerintah Jor-joran Kasih Stimulus, Waspadai Efek Sampingnya
Terpuruk Akibat Pandemi,...
Terpuruk Akibat Pandemi, Industri UMKM Tekstil di Bandung Butuh Stimulus
Biden Peringatkan Potensi...
Biden Peringatkan Potensi Korupsi Stimulus Virus Corona
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
49 menit yang lalu
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
1 jam yang lalu
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved