Lima Cara Melunasi Utang Secara Cepat

Minggu, 05 April 2020 - 12:39 WIB
Lima Cara Melunasi Utang Secara Cepat
Lima Cara Melunasi Utang Secara Cepat
A A A
JAKARTA - Tidak ada orang yang sebenarnya ingin berutang. Namun karena keterbatasan finansial disaat ingin memenuhi kebutuhan, seseorang kerap melakukan pinjaman alias berutang, mulai berutang kepada teman, hingga membeli rumah, mobil, atau biaya pendidikan anak.

Nah, karena sudah meminjam maka utang wajib untuk dilunasi, agar tidak membawa masalah finansila yang jauh lebih besar, yang ujung-ujungnya bisa membawa kepada kebangkrutan.

Lantas bagaimana bila pendapatan anda pas-pasan tetapi masih mempunyai kewajiban membayar cicilan utang? Pasti kewalahan dan bisa membuat gagal bayar. Yang terakhir ini harus dihindari karena anda bisa masuk daftar hitam (blacklist) Bank Indonesia. Bila ini terjadi, di masa depan akan sulit mengajukan permohonan pinjaman.

Perancang Keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto mengatakan agar utang tidak menjadi kewalahan adalah tidak membuat utang menjadi menumpuk.

"Jadi jangan sampai telat membayar utang apalagi sampai membuat utang baru. Denda keterlambatan akan semakin menambah nilai utang yang harus kalian bereskan kalau mau membayar utang dengan benar," ujar Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Eko pun memberi lima cara agar membayar utang secara cepat agar tidak menjadi beban di masa datang, berikut tipsnya:
1. Kurangi pengeluaran
Jika dalam waktu dekat tidak akan ada tambahan penghasilan (naik gaji, bonus, Tunjangan Hari Raya, dan lain-lain), cara satu-satunya agar ada dana ekstra untuk membayar utang adalah menghemat belanja.

"Jika kemarin kamu menghabiskan 50%, 60% atau 70% penghasilan untuk konsumsi dan sisanya untuk bayar utang, sekarang balik proporsinya," sarannya.

2. Cari penghasilan tambahan
Jika memang tidak akan ada kenaikan gaji dalam waktu dekat, lebih baik bila kamu mulai mencari kerja sampingan.

Semakin besar gaji yang kamu dapatkan dalam satu bulan, semakin besar uang yang bisa kamu alokasikan untuk melunasi utangmu.

Tidak usah mulai dengan usaha yang membutuhkan modal, salah satunya berjualan dengan menjadi reseller.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1253 seconds (10.101#12.26)