alexametrics

Lima Cara Melunasi Utang Secara Cepat

loading...
A+ A-
JAKARTA - Tidak ada orang yang sebenarnya ingin berutang. Namun karena keterbatasan finansial disaat ingin memenuhi kebutuhan, seseorang kerap melakukan pinjaman alias berutang, mulai berutang kepada teman, hingga membeli rumah, mobil, atau biaya pendidikan anak.

Nah, karena sudah meminjam maka utang wajib untuk dilunasi, agar tidak membawa masalah finansila yang jauh lebih besar, yang ujung-ujungnya bisa membawa kepada kebangkrutan.

Lantas bagaimana bila pendapatan anda pas-pasan tetapi masih mempunyai kewajiban membayar cicilan utang? Pasti kewalahan dan bisa membuat gagal bayar. Yang terakhir ini harus dihindari karena anda bisa masuk daftar hitam (blacklist) Bank Indonesia. Bila ini terjadi, di masa depan akan sulit mengajukan permohonan pinjaman.



Perancang Keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto mengatakan agar utang tidak menjadi kewalahan adalah tidak membuat utang menjadi menumpuk.

"Jadi jangan sampai telat membayar utang apalagi sampai membuat utang baru. Denda keterlambatan akan semakin menambah nilai utang yang harus kalian bereskan kalau mau membayar utang dengan benar," ujar Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Eko pun memberi lima cara agar membayar utang secara cepat agar tidak menjadi beban di masa datang, berikut tipsnya:
1. Kurangi pengeluaran
Jika dalam waktu dekat tidak akan ada tambahan penghasilan (naik gaji, bonus, Tunjangan Hari Raya, dan lain-lain), cara satu-satunya agar ada dana ekstra untuk membayar utang adalah menghemat belanja.

"Jika kemarin kamu menghabiskan 50%, 60% atau 70% penghasilan untuk konsumsi dan sisanya untuk bayar utang, sekarang balik proporsinya," sarannya.

2. Cari penghasilan tambahan
Jika memang tidak akan ada kenaikan gaji dalam waktu dekat, lebih baik bila kamu mulai mencari kerja sampingan.

Semakin besar gaji yang kamu dapatkan dalam satu bulan, semakin besar uang yang bisa kamu alokasikan untuk melunasi utangmu.

Tidak usah mulai dengan usaha yang membutuhkan modal, salah satunya berjualan dengan menjadi reseller.

"Jika rumah kamu dekat dengan sentra kerajinan, misalnya, kamu bisa jual barang-barang tersebut cukup dengan bermodalkan foto dan deskripsi barang. Jika ada pembeli, barulah kamu beli barang tersebut dan kirim kepada buyer," jelasnya.

3. Gunakan dana darurat

Salah satu cara cepat melunasi utang yang bisa lakukan dengan menggunakan dana darurat. Jika mengatur tabungan dengan cukup teratur, tentunya pasti sudah menyisihkan dana darurat setiap bulannya.

Dana darurat bisa dikumpulkan dengan menggunakan tabungan berencana yang otomatis melakukan auto debet setiap bulan dari rekening transaksi.

4. Kelola gaji bulanan dengan baik
Kelola gaji per bulan untuk pos tabungan, pembayaran utang, serta pengeluaran-pengeluaran yang tentunya harus ditekan.

"Selalu sisihkan tabungan terlebih dahulu agar Anda tetap masih memiliki uang yang tersimpan di tabungan, setidaknya 30% dari penghasilan per bulan yang Anda dapatkan," paparnya.

5. Lakukan mediasi perbankan untuk penyelesaian utang
Apabila kamu gagal menemukan solusi dengan pihak pemberi pinjaman, mediasi perbankan dengan menempatkan Bank Indonesia sebagai pihak penengah yang netral dapat dilakukan.

Sebagai penengah yang netral, Bank Indonesia akan memotivasi dan mengarahkan kedua belah pihak (kreditur dan debitur) untuk mencari penyelesaian utang, keputusan yang akan diambil bersifat win-win solution.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top