Gubernur BI: Likuiditas Perbankan Cukup Tapi Belum Mengalir ke Sektor Riil

Rabu, 08 April 2020 - 17:59 WIB
Gubernur BI: Likuiditas...
Gubernur BI: Likuiditas Perbankan Cukup Tapi Belum Mengalir ke Sektor Riil
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) siap mengeluarkan kebijakan Quantitative Easing atau pelonggaran kuantitatif kembali jika diperlukan. Hal itu diperlukan untuk menjaga likuiditas perbankan dan sektor jasa keuangan di tengah wabah virus corona (Covid-19).

"Kalau perlu tambah likuiditas kami siap Quantitative Easing lagi baik operasi moneter, baik GWM dan langkah lain," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja (raker) virtual antara BI dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (8/4/2020).

Sambung Perry menambahkan, hal itu dilakukan karena menurutnya Quantitative Easing sudah mampu mencukupi likuiditas perbankan. Namun, hal itu belum mampu sepenuhnya mengalir dan menggerakkan sektor riil seperti yang diharapkan.

Dia menyampaikan, BI akan terus berkomunikasi dengan pemerintah sehingga stimulus fiskal dapat dijalankan dengan tefpat dan sesuai sasaran. Hal itu bertujuan untuk menumbuhkan konsumsi masyarakat, menopang keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan dunia usaha lainnya.

"Kuantitaif easing yang jumlahnya hampir Rp300 triliun sejak awal tahun ini, itu berarti likuiditas di perbankan lebih dari cukup. Tapi pertanyaannya kenapa belum mengalir ke sektor riil. Disinilah peran stimulus fiskal," kata dia.

BI sebelumnya juga telah melakukan kebijakan Quantitative Easing, yaitu dengan menyuntikkan likuiditas di pasar uang sebesar Rp300 triliun dan menurunkan suku bunga acuan hingga ke level 4,50%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
Perbankan Nasional Masih...
Perbankan Nasional Masih Perkasa Hadapi Pandemi, Ini Kondisinya
Bos BI Ungkap Sudah...
Bos BI Ungkap Sudah Suntik Likuiditas Perbankan Capai Rp667,6 Triliun
BI Suntik Perbankan...
BI Suntik Perbankan Rp118,4 Triliun Hingga Akhir Agustus 2021
Jaga Likuditas Perbankan,...
Jaga Likuditas Perbankan, BI Tekankan Belum Perlu Pakai Skema PLJP
BI Tambah Suntikan Likuiditas...
BI Tambah Suntikan Likuiditas ke Perbankan Rp167,7 Triliun
Berita Terkini
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
7 menit yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
12 menit yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
38 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
48 menit yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
1 jam yang lalu
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved