Ketahanan Pangan Harus Diperkuat Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar

Kamis, 09 April 2020 - 03:14 WIB
Ketahanan Pangan Harus...
Ketahanan Pangan Harus Diperkuat Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar
A A A
JAKARTA - Ketahanan pangan harus diperkuat agar tidak menimbulkan panic buying yang bakal menyebabkan kekurangan, ketika DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pekan ini. Penerapan PSBB di wilayah ini memang mendesak dilakukan karena Jakarta menjadi pusat penyebaran wabah corona.

"Kalau punya protensi produksi serius lah. Selama 2019, itu nunggu banget punya saya. Kira-kira seperti itu," ujar Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bustanul Arifin di Jakarta, Rabu (8/4).

Lebih lanjut Ia mengingatkan, agar pelaku pasar atau distributor tidak menahan ketersediaan pangan. Hal ini dikarenakan masih banyak ditemukan daerah yang menutup pasokan pangan agar jika terjadi kelangkaan bisa dijual dengan mahal.

"Satu, tidak picik cara berpikirnya karena masih ada beberapa tempat yang menutup barang-barang dari daerah lain. Benar itu, apalagi beras impor. Biasa sok sok-an dia tutup nggak boleh beras impor masuk. Kepala daerah manapun yurisidksinya administrasi. Ekonomi tidak mengenal yurisdiksa batas administrasi. Kalau distribusi lancar, stabilitasnya terjamin," jelasnya.

Dia pun meminta agar pemerintah pusat dalam memperbaiki beberapa lahan produksi yang saat ini menghambat produksi pangan. Salah satunya menyelesaikan keterbatasan lahan yang masih menjadi kendala bagi petani.

"Jangan main-main dengan konversi lahan. Alih fungsi lahan enggak dapat banyak cuma mal. Menjaga alih fungsi kan untuk anak cucu," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Badan Ketahanan Pangan...
Badan Ketahanan Pangan Luncurkan Marketplace PasTani
Pemerintah Diminta Lakukan...
Pemerintah Diminta Lakukan Inovasi Bantuan Pangan
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Raih Penghargaan Keamanan...
Raih Penghargaan Keamanan Pangan, Pemkot Makassar: Ini Tidak Lepas dari Kerja Keras
Peringati Hari Pangan,...
Peringati Hari Pangan, KRKP Bersama YBBS Ajak Siswa Berdayakan Lahan di Sekolah
Badan Pangan Nasional...
Badan Pangan Nasional Inginkan Pembeli dan Pedagang Sama-sama Untung
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
5 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
8 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
9 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
10 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
10 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
12 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved