BNI fokus salurkan kredit budidaya ikan

Kamis, 05 Januari 2012 - 13:58 WIB
BNI fokus salurkan kredit...
BNI fokus salurkan kredit budidaya ikan
A A A
Sindonews.com - Bank BNI menyatakan komitmennya untuk menyalurkan kredit di sektor perikanan dan kelautan. Hal ini dilakukan Bank BNI setelah melakukan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan pemerintah untuk memajukan sektor ini.

Penyaluran kredit itu merupakan bentuk kerja sama BNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam penyediaan dan penggunaan jasa perbankan dan percepatan realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk kelautan dan perikanan.

Ini dilakukan untuk penyaluran kredit investasi dan modal kerja bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

"Saat ini kita baru belajar mengenai risiko perikanan karena dulunya kita mengikuti fokus yang sudah ada, namun dengan adanya MOU ini akan kita fokuskan dari hulu sampai hilir," ujar pimpinan divisi usaha kecil BNI Ayu Sari Wulandari, di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (5/1/2012).

Ayu Sari mengakui, alokasi kredit sektor kelautan dan perikanan hingga kini masih didominasi untuk usaha budidaya perikanan dan pengolahan, sedangkan kredit untuk penangkapan ikan masih sangat terbatas.

"Sampai dengan November tahun 2011, BNI sudah menggelontorkan biaya sebesar Rp620 miliar yang difokuskan pada sektor budi daya perikanan, karena cuma sektor ini yang rendah risiko," ucapnya.

Ia menambahkan, kendala yang dihadapi pihak BNI diantaranya adalah pertimbangan risiko seperti risiko alam dan risiko pembusukan, sehingga membuat BNI masih takut.

Disamping itu usaha yang bersifat musiman atau longterm partnership juga menjadi kendala. Apalagi kontinuitas bahan baku yang tidak terjamin.

"Apabila pabrik ikan tidak bisa menjelaskan detail tentang bahan baku maka kami akan pertimbangkan dulu," tambahnya

Hal lain yang juga dicemaskan dari pihak BNI adalah perhitungan kredit yang tidak boleh dari 14 persen, karena hal tersebut merupakan ketetapan dari pemerintah. BNI berharap kerjasama ini berdampak menguntungkan bagi berbagai pihak terutama bangsa Indonesia. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
20 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
50 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved