Target laba bersih BUMN digenjot naik 10%

Selasa, 24 Januari 2012 - 11:54 WIB
Target laba bersih BUMN...
Target laba bersih BUMN digenjot naik 10%
A A A
Sindonews.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasang target laba bersih BUMN naik hingga 10 persen dari prognosa target tahun 2011 yang sebesar Rp113,72 triliun.

"Kalau untuk laba bersih BUMN tahun ini kita perkirakan growth-nya sekira 10 persen. Angka laba bersih yang 2011 juga saya belum dapat laporannya. Tapi mungkin growth-nya sekitar segitu untuk tahun ini," ungkap Wakil Menteri BUMN Muhammad Yassin, beberapa waktu lalu.

Adapun kontribusi terbesar laba bersih pelat merah tahun 2012 masih akan berasal BUMN yang bersifat terbuka (Tbk) dan sama halnya yang terjadi pada tahun lalu. Untuk sektornya pun, mantan sekretaris BUMN tersebut juga tidak merinci lebih jauh. Di sisi lain, dari segi pendapatan BUMN ditargetkan meningkat sebesar 15 persen di tahun 2012 ini.

"Kalau untuk revenue tahun ini minimal bisa tumbuh 15 persen. Kita juga akan berusaha pertumbuhan pendapatan ini harus lebih besar dari pertumbuhan biaya operasional. Misalnya, pendapatan tumbuh 10 persen. Nah, biaya operasionalnya jangan tumbuh lebih dari 10 persen," pungkasnya.

Sekedar informasi, pendapatan usaha dari seluruh BUMN diperkirakan akan meningkat sekira 15,12 persen di 2011. Di mana total pendapatan usaha tersebut berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2011 sekira Rp1.294 triliun. Dengan meningkatnya target laba bersih diharapkan dapat meningkatkan jumlah dividen yang disetor ke pemerintah.

Pasalnya, hingga kini dari 141 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ternyata hanya sekira 50 persen saja atau 60-70 BUMN yang mampu memberikan deviden untuk disetorkan kepada negara sepanjang tahun 2011.

Seperti diketahui, pemerintah menyebut setoran dividen BUMN pada tahun 2011 hanya Rp28,2 triliun dari target Rp28,8 triliun.

“Labanya Rp28,2 triliun dari Rp28,8 triliun perlu ditindaklanjuti karena BUMN merupakan harapan penerimaan pajak,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati beberapa waktu lalu. Anny pun mengharapkan kontribusi dividen dari perusahaan BUMN dapat terjaga dengan baik.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
54 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved