Produksi Esemka butuh Rp50 miliar

Sabtu, 28 Januari 2012 - 10:54 WIB
Produksi Esemka butuh...
Produksi Esemka butuh Rp50 miliar
A A A


Sindonews.com – Jalan mulus menuju produksi massal mobil Esemka membutuhkan komitmen riil dari pemerintah pusat. Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) memercayai Komisi VI DPR takkan ingkar janji menyokong keberhasilan proyek mobil nasional (mobnas) Esemka.

”Dari Dewan (Komisi VI) langsung membentuk panja (panitia kerja). Kesempatan di Jakarta kemarin, Dewan berjanji mendukung penuh. Mereka tidak menginginkan proyek mobil nasional ini gagal seperti yang sudah-sudah,” ungkap Jokowi, Jumat 27 Januari 2012.

Komisi VI DPR membentuk Panja Mobnas Esemka yang nantinya diterjunkan di lokasi pembuatan produk automotif itu. Di Solo, Panja menganalisa kekuatan, kelemahan kesempatan hingga ancaman yang muncul pada Esemka saat ini. Analisa kemudian dilaporkan ke Komisi VI untuk diambil langkah strategis.

Jokowi meyakini pemerintah pusat memberikan solusi terbaik guna menambal kekurangan mobil Esemka. ”Kepada Komisi VI sudah saya sampaikan permintaan dukungan supaya ujian standarisasi industri prinsipal Esemka segera terlaksana. Jika semuanya beres, Februari mendatang baru berani masuk ke rencana produksi secara riil,” tambahnya.

Adapun Komisi VI yang mempercayakan produksi mobil Esemka kepada ke PT Solo Manufaktur Kreasi, bagi Jokowi kian melecut optimisme stakeholder utama mobil itu. Dalam hal ini posisi BUMN ke Esemka bisa di bidang lain.

”Kontribusinya dapat membuka jalan untuk pengembangan mobil Esemka. Kalau ikut-ikutan membuat mobnas tidak boleh. Panitia kerja yang dibentuk DPR ini sudah luar biasa,” tandasnya.

Jokowi mengutarakan modal awal yang dibutuhkan guna memproduksi massal Esemka cukup Rp50 miliar. Modal itu untuk membangun ruang perakitan, ruang tahap akhir penyelesaian dan ruang kontrol kualitas (QC). Masing-masing ruang memerlukan lahan 20 meter X 100 meter persegi yang dilengkapi peralatan pendukung.

Rencananya, industri Esemka dipusatkan dilahan Solo Technopark (STP). Pengadaan perangkat keras produk bisa menggunakan uang muka pemesanan mobil Esemka. Jika seluruh komponen ini terpenuhi, diperkirakan produksi mobil mencapai 200–300 unit setiap bulan.

Dengan harga miring, Jokowi berani menjamin mobil Esemka jenis SUV mampu bersaing di pasaran dengan mobil berkapasitas mesin 1.000 cc ke atas.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, mobil Esemka telah menjalani serangkaian test drive di berbagai medan. Sejumah perbaikan pada mesin telah dilakukan tim teknisi Esemka berdasarkan hasil test drive tersebut. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
27 menit yang lalu
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
36 menit yang lalu
Pegadaian Salurkan Lebih...
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Seluruh Nusantara
10 jam yang lalu
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
12 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
13 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
14 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved