Nilai tukar petani turun 0,51%

Jum'at, 03 Februari 2012 - 13:16 WIB
Nilai tukar petani turun...
Nilai tukar petani turun 0,51%
A A A


Sindonews.com - Tingginya harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Rp3.600 per kilogram, belum juga membawa keuntungan bagi petani dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hal itu menyebabkan biaya hidup petani masih tinggi, sehingga membuat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Januari 2012 mengalami penurunan 0,51 persen atau sekitar 102,60 dibandingkan NTP pada Desember 2011 sebesar 103,13.

Indeks Harga yang diterima petani (It) juga mengalami penurunan 0,01 persen, yakni dari 139,51 menjadi 139,49 pada Januari 2012. Sedangkan Indeks harga yang dibayar petani (Ib) naik sebesar 0,50 persen dari 135,27 menjadi 135,95.

Kepala BPS Sumut Suharno mengatakan, dari It kelima subsektor, yakni padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan subsektor perikanan menunjukkan fluktuasi harga beragam.

“Penurunan It terjadi pada tiga subsektor, yakni hortikultura 0,34 persen, tanaman perkebunan rakyat 2,29 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,04 persen. Untuk subsektor tanaman pangan naik 1,41 persen dan peternakan naik 0,89 persen,” ujarnya, Kamis 2 Februari 2012.

Dari NTP Januari 2012 ini, dari subsektor masing-masing tercatat sebesar 100,50 untuk subsektor padi dan palawija (NTPP); 111,90 subsektor hortikultura (NTPH); 101,08 subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR); 105,67 subsektor peternakan; dan 99,56 subsektor perikanan (NTN).

Sementara harga produsen gabah berdasarkan survei yang dilakukan di 13 kabupaten, diketahui harga GKP tertinggi senilai Rp4.600 per kilogram untuk varietas Ciherang di Kabupaten Batubara. Terendah Rp3.000 per kilogram di Kabupaten Mandailing Natal di Kabupaten Simalungun.

Kasubdis Bidang Program Dinas Pertanian Sumut Lusyantini menuturkan NTP ini menurun karena kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian tidak lebih besar daripada indeks harga barang dan jasa petani untuk keperluan produksi pertanian maupun untuk konsumsi rumah tangga. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved