Upah buruh sektor industri rendah

Sabtu, 04 Februari 2012 - 10:55 WIB
Upah buruh sektor industri...
Upah buruh sektor industri rendah
A A A
Sindonews.com - Kenaikan upah minimum yang disuarakan oleh kalangan pekerja belum lama ini memang merupakan hal yang pantas, melihat upah buruh di sektor industri memang lebih rendah dibandingkan sektor lain.

"Sebenarnya secara mikro upah buruh di sektor industri memang rendah dibandingkan sektor-sektor lain. Kita melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia itu meningkat dan cukup signifikan dan kalau dihitung secara mikro tidak akan cukup mensejahterakan buruh dengan harga segitu, dibandingkan pertambangan sektor industri jauh tertinggal," ungkap Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, dalam acara Polemik, Sindo Radio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

Lebih lanjut Enny menyampaikan dari perhitungan dari tiga tahun terakhir, sektor Industri memberikan upah minimum yang tiba-tiba menurun di tahun 2011. Tapi dikaji secara makro, menurut Enny upah yang diberikan cukup setara dengan produktivitas yang sudah diberikan.

"Dalam hitungan makro, ukurannya adalah produktivitas, sekarang kan tercatat bahwa produktivitas pekerja di Indonesia ini sangat rendah karena tenaga kerja saat ini 50 persen adalah lulusan SD," pungkasnya.

Terkait dengan upah rendah Presiden Konsentrasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI) M Iqbal mengatakan produktivitas Toyota Indonesia tidak kalah dengan produktivitas Thailand dan Jepang.

"Produktivitas Toyota Indonesia tidak kalah dengan Thailand, dan Jepang, tapi 15 tahun kerja cuma digaji Rp1,8 juta," ungkap Iqbal.

Lebih lanjut dia menegaskan, rezim upah buruh murah yang telah dilaksanakan semenjak rezim Soeharto ini harus dihentikan. Dan menurutnya dengan menutup tol adalah salah satu caranya.

"Kami tanya, apa kami tidak tutup tol bapak akan panggil kami? Tidak," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved