Tiga tahun terakhir industri gula merosot

Kamis, 09 Februari 2012 - 18:09 WIB
Tiga tahun terakhir...
Tiga tahun terakhir industri gula merosot
A A A


Sindonews.com - Industri gula nasional sejak tiga tahun terakhir mengalami penurunan. Hal itu dipicu rendahnya daya saing komoditas tebu dibanding dengan komoditas lain. Disamping itu, lahan tebu terus menyusut karena petani lebih memilih menanam komoditas non tebu seperti komoditas pangan karena lebih menjanjikan.

Dari data yang ada, pada tahun 2009 produksi gula mencapai 2,6 juta per tahun. Jumlah itu menurun jika dibanding pada tahun 2008 yang mencapai 2,7 juta ton. Kemudian pada tahun 2010 produksi gula mencapai 2,5 juta ton namun pada tahun 2011 kembali anjlok mencapai 2,1 juta ton per tahun.

Menurut Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X Subiyono, anjloknya produksi gula ini disebabkan menyusutnya lahan tebu yang ada saat ini. Sejumlah lahan, diprioritaskan untuk komoditas pangan seperti tanaman padi.

"Tanaman tebu daya saingnya juga rendah. Sangat masuk akal ketika para petani beralih menanam komoditas yang memiliki nilai tambah," kata Subiyono kepada Wartawan di Surabaya, Kamis (9/2/2012).

Ia juga mengatakan, sebelumnya memang harga gula dua kali lipat dibanding harga beras. Tentunya kondisi itu berbeda dengan kondisi saat ini. Sekarang harganya tidak jauh beda, kemungkinan selisihnya cuma Rp1500 per kilogram. Seharusnya, kata Subiyono, harga gula saat ini mencapai dua kali lipat dari harga beras.

Sementara itu, data Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur menunjukkan, dari total lahan tebu di Jawa Timur yang mencapai 197.000 hektar, lahan sawah yang ditanami tebu hanya tinggal 40 persen, terbesar dari lahan kering yang mencapai 60 persen. Padahal beberapa tahun lalu, lahan tebu dari sawah mencapai 60 persen. Sisanya 40 persen lahan kering. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved