Bonus Migas sulit direalisasikan

Senin, 13 Februari 2012 - 08:45 WIB
Bonus Migas sulit direalisasikan
Bonus Migas sulit direalisasikan
A A A


Sindonews.com
– Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menilai permintaan daerah penghasil migas memperoleh bonus tanda tangan (signature bonus) akan sulit direalisasikan.

Dia mengatakan, hakikatnya bonus diterima pemerintah untuk mengganti pembiayaan yang pernah ada dari kegiatan pengumpulan data dan informasi lapangan migas yang dilelang. Hal tersebut terkait permintaan daerah mendapat signature bonus dari hasil pelelangan wilayah kerja migas oleh pemerintah pusat dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Selama ini daerah penghasil dinilai memiliki hak otonomi atas sebuah wilayah kerja serta menanggung kerusakan lingkungan dari eksplorasi maupun eksploitasi migas.

Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini menjelaskan, signature bonus tetap dipegang pemerintah pusat yang bertujuan melakukan kegiatan agar mendapat data lapangan baru. Alasannya, posisi lapangan baru tidak selalu berada pada kabupaten yang sama, sehingga pemerintah pusat yang harus memegang dan memanfaatkannya.

Menurut Rudi, jika signature bonus diberikan kepada daerah juga maka akan menyulitkan investor, karena belum tentu dana itu untuk mencari data dan informasi yang baru.

”Namun untuk dana bagi hasil migas, lebih baik jika untuk pemerintah daerah penghasil dari kedua jenis komoditas itu, yakni minyak dan gas disamakan masing-masing 30 persen,” kata dia di Jakarta akhir pekan lalu.

Anggota Komisi VII DPR Satya W Yudha menyatakan, keinginan pemerintah daerah untuk memperoleh alokasi bonus tanda tangan dari suatu wilayah kerja migas akan diakomodasi dalam revisi Undang-Undang Migas. Selama ini signature bonus, seluruhnya diterima oleh pemerintah pusat.

”Besarnya sekitar 25 persen atau maksimum 50 persen, sehingga kendali masih ada di pemerintah pusat. Kalau diserahkan semuanya ke daerah, kami khawatir pemanfaatannya kurang tepat atau bahkan dimanfaatkan untuk hal yang tidak-tidak,” ujar dia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Elkan Baggott...
3 Alasan Elkan Baggott Sulit Tembus Tim Utama Ipswich Town
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved