Suku bunga pinjaman LPS turun menjadi 6%

Senin, 13 Februari 2012 - 21:22 WIB
Suku bunga pinjaman...
Suku bunga pinjaman LPS turun menjadi 6%
A A A
Sindonews.com - Penurunan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), diikuti dengan penurunan suku bunga penjaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar 50 basis poin (bps) dari 6,5 persen menjadi 6 persen untuk simpanan rupiah.

"Pada rapat 13 Februari 2012, rapat dewan komisioner LPS telah melakukan evaluasi tingkat suku bunga penjamin simpanan dalam rupiah dan valas di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dalam rapat tersebut diputuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum dan BPR sebesar 50 dan 100 bps serta tingkat bunga penjaminan valuta asing sebesar 25 bps," ungkap Direktur Eksekutif LPS Firdaus Djaelani seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (13/2/2012).

Suku bunga penjaminan simpanan ini, menurut Firdaus, berlaku efektif mulai 15 Februari mendatang sampai 14 Mei 2012.

"Suku bunga simpanan di Bank Umum sekarang enam persen untuk rupiah dan 1,25 persen untuk valuta asing. Sedangkan di BPR suku bunga simpanan 8,5 persen," lanjut dia.

Penurunan suku bunga simpanan ini, dilanjutkan Firdaus, merujuk pada beberapa hal seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi di 2011 yang cukup baik di angka 6,5 persen dan 3,65 persen.

"Selain juga perbaikan peringkat kredit oleh Fitch dan Moodys menjadi investment grade yang menunjukkan peningktan confidence pasar kepada Indonesia. Di samping juga struktur biaya dana bank mengalami penurunan meskipun tidak merata," tambahnya.

Firdaus menambahkan, jika bank memberikan suku bunga simpanan kepada nasabah di atas suku bunga LPS ini, maka simpanan nasabah tersebut tidak dijamin.

"Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga wajar yang berlaku dengan menempatkan informasi mengenai tingkat bunga wajar di tempat yang mudah diketahui nasabah," tandasnya.(ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
33 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved