Masa depan InHealth masih dikaji

Senin, 27 Februari 2012 - 16:27 WIB
Masa depan InHealth...
Masa depan InHealth masih dikaji
A A A


Sindonews.com
- PT Askes (Persero) rencananya akan melepaskan anak perusahaannya yakni PT Asuransi Jiwa InHealth setelah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) beroperasi pada 2014. Dua opsi diberikan, yaitu mengembalikan InHealth ke pemerintah atau menjualnya.

Direktur Utama Askes I Gede Subawa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IX mengatakan sekarang ini masalah nasib InHealth masih dalam proses lebih lanjut. "Kami (Askes) selaku BUMN yang mayoritas sahamnya milik pemerintah akan sepenuhnya mengikuti apa yang ditentukan," ujarnya saat RDP Evaluasi Askes 2011 dengan komisi IX DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2012).

Adapun setelah BPJS beroperasi, semuanya harus sudah clear. Mulai dari aset badan penjamin sosial termasuk salah satunya InHealth. Mengapa InHealth menjadi perhatian khusus? Karena setelah semua badan penjamin sosial melebur menjadi BPJS InHealth yang notabene anak perusahaan Askes akan ditentukan nasibnya.

"Permasalahannya apakah BPJS nanti boleh punya anak perusahan yang komersial. Jika tidak boleh ada opsi yang diberikan, InHealth dikembalikan ke pemerintah atau dijual,” ungkapnya.

Jika InHealth diambil pemerintah, Askes mengaku tidak memiliki unsur keberatan. Dari sisi performa sendiri InHealth diakui masih kecil.

Pada 2010 lalu InHealth hanya mampu berkontribusi sekira Rp25 miliar. Dengan premi 2011 sekira Rp1,3 triliun plus modal Rp1 triliun.

"2012, kami targetkan premi InHealth mampu meningkat menjadi Rp1,4 trilun. Sementara secara keseluruhan Askes memiliki total aset Rp12 triliun dan untuk 2012 diharapkan mampu mengumpulkan premi sebanyak Rp9 triliun," tambahnya.

Sekarang ini Askes menyerahkan semuanya ke pemerintah untuk pengembangannya, apalagi ada dana sekira Rp2 triliun untuk penambahan modal BPJS. Meskipun menurut I Gede masih kurang, paling tidak Rp3 triliun.

I Gede menegaskan dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastrustur yang dilakukan secara bertahap. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dari BPJS nantinya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
28 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
52 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved