Remunerasi PNS aman dari pemotongan anggaran

Selasa, 13 Maret 2012 - 18:50 WIB
Remunerasi PNS aman...
Remunerasi PNS aman dari pemotongan anggaran
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menuturkan pemotongan anggaran yang dilakukan pada Kementerian Lembaga (K/L) tidak berlaku pada pemotongan remunerasi.

"Remunerasi tidak dipotong. Jadi K/L yang sudah selesaikan program remunerasi, sudah direview oleh tim independen dan tim quality assurance, reformasi birokrasi harus tetap dilaksanakan," ungkap Menteri Keuanganan Agus DW Martowardojo kala ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Seperti diketahui dalam Rapat Kerja antara Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dengan Kementerian Keuangan akhirnya menyepakati Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) yang diajukan pemerintah. Dalam RKA-KL tersebut di antaranya upaya penghematan sebesar Rp18,9 triliun.

Agus menjelaskan, anggaran yang dipotong nantinya sebesar Rp18,9 triliun. Namun, jumlah tersebut ditambah hingga Rp22 triliun. Hal tersebut, dikarenakan banyak anggaran tersebut dialokasikan untuk program yang sudah direalisasi. "Banyak yang sudah ditender ternyata, dan banyak yang sudah dilakukan," jelasnya.

Karenanya, pembicaraan tentang beberapa KL yang dipotong belanja modalnya bersama komisi XI, hanya dipotong di lingkungan Kementerian Keuangan dan Bappenas, dan sedikit di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Kalau di kemenkeu itu kita ada pinjaman Luar Negeri (LN) yang kita batalkan penarikannya karena memang program pengadaannya belum selesai. Harus mengikuti standar world bank, yaitu proyek komputerisasi di ditjen pajak," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menuturkan, penghematan anggaran tersebut dilakukan pemerintah sebagai langkah antipasi melebarnya defisit sebagai akibat dari asumsi-asumsi makro yang berubah yang salah satunya adalah harga ICP yang rata-rata harganya sudah mencapai USD118 per barel. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
2 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
15 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
52 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved