Kerjasama dengan Myanmar & Kamboja bukan impor beras

Rabu, 14 Maret 2012 - 11:44 WIB
Kerjasama dengan Myanmar...
Kerjasama dengan Myanmar & Kamboja bukan impor beras
A A A
Sindonews.com - Pemerintah akan melakukan kerja sama dalam bidang pertanian dengan negara penghasil beras di antaranya Myanmar dan Kamboja. Namun kerja sama tersebut bukanlah dibidang impor beras.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, Myanmar dan Kamboja adalah salah satu penghasil beras. Demi Ketahanan pangan, ada baiknya Indonesia memiliki stok-stok di beberapa negara. Sayangnya, Hatta belum bisa memaparkan secara detail bentuk kerja sama tersebut.

"Bisa saja (kerja samanya dengan) Bulog, Telkom. Jadi di sana ada BUMN kantor bersamanya sehingga kita bisa melakukan trading sehingga memperluas jaringan internasional," jelas Hatta kala ditemui usai Rakor Pangan di kantornya, Jakarta, Rabu (14/3/2012).

Hatta menegaskan, kerja sama tersebut bukanlah sinyal bahwa Indonesia akan melakukan impor. "Tidak ada kaitannya dengan impor. Sekarang mereka mengundang Indonesia untuk mengembangkan rice milling di sana, mengembangkan procesing, pembibitan dan teknologi karena Myanmar kan sudah menjadi negara demokrasi," kata Hatta.

Berangkat dari keinginan tersebut, maka Indonesia yang dinilai memiliki pengalaman di bidang tersebut akan menjalin kerja sama. "Bukan berarti ini pengadaan luar negeri," pungkasnya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan mengirimkan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono untuk segera ke Myanmar dan Kamboja. Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan Bulog tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, distribusi, cadangan beras dan stabilisasi. "Tetapi juga hendaknya bisa memainkan peran secara internasional," tukas.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved