Minimarket ilegal masih membandel

Selasa, 03 April 2012 - 11:07 WIB
Minimarket ilegal masih...
Minimarket ilegal masih membandel
A A A
Sindonews.com – Tiga minimarket ilegal yang pada Jumat 30 Maret 2012 lalu sempat ditutup paksa oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal tetap saja nekat beroperasi. Padahal pengelola diketahui belum menyelesaikan soal perizinannya.

Pengelola juga mencopot paksa segel atau papan peringatan tanda penutupan yang dipasang pemkot sebelumnya. Tiga minimarket ilegal itu antara lain, Indomart Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Sumur Panggang, Kecamatan Margadana; Indomart Jalan Merpati, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan dan Indomart di Jalan perintis Kemerdekaan. Tindakan membandel itu membuat Pemkot Tegal berang lantaran merasa tindakannya diabaikan.

Pemkot pun berencana melaporkan ke polisi atas tindakan nekat pengelola tiga minimarket itu. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya di Tegal mengatakan, pihaknya merasa diabaikan oleh pengelola. Sejumlah peringatan yang diberikan kepada tiga minimarket tak berizin itu berkali-kali tidak digubris. “Kami akan berikan sanksi,” kata Ikmal di Tegal, kemarin.

Tindakan pencopotan papan peringatan penutupan itu juga temasuk penghilangan barang milik negara. Tindakan itu, kata Ikmal,ranahnya bukan termasuk dalam ranah peraturan daerah lagi. Melainkan ranah hukum atau menjadi wewenang polisi. ”Lihat saja nanti, pada saatnya minimarket bandel itu akan tutup,”ancamnya.

Tahapan yang dilakukan pemkot terhadap pemkot nantinya bukan lagi pemanggilan pengelola, melainkan pemanggilan pengelola oleh polisi.

Minimarket itu diketahui tidak memiliki izin beroperasi yang meliputi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan izin gangguan atau HO. Pemkot menilai keberadaan minimarket berjejaring dengan jumlah gerai atau outlet yang sekarang ini beroperasi sudah mencukupi dan tidak perlu ada penambahan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved