PHE incar 8 blok migas asing

Jum'at, 06 April 2012 - 13:04 WIB
PHE incar 8 blok migas...
PHE incar 8 blok migas asing
A A A
Sindonews.com – PT Pertamina Hulu Energi (PHE),anak usaha PT Pertamina (Persero), berencana mengakuisisi delapan blok migas di kawasan Asia dan Timur Tengah. Proses pengambilalihan blok-blok migas itu masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

“Mereka (Pertamina) yang mencari aset mana saja yang akan diakuisisi. Target kami memang ada delapan blok yang akan diakuisisi,”jelas Presiden Direktur PHE Salis Aprilian saat ditemui di Kantor Pertamina Pusat dalam acara workshop bersama wartawan energi, di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, terdapat delapan blok target akuisisi, di antaranya blok migas di Timur Tengah, Thailand, Myanmar, dan Vietnam.

Namun, Salis tidak merinci secara mendalam blokmanasajayangbakaldiakuisisi. Akuisisi blok migas asing tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak PHE sebesar 29.000 barel /hari. Saat ini produksi minyak PHE baru mencapai 62 ribu barel/hari. “Selain itu, dengan memiliki blok di luar negeri, cadangan yang kami peroleh bisa menjadi cadangan ketahanan energi nasional,”tutur dia.

Saat ini, imbuh dia, PHE telah memiliki delapan blok di tujuh negara. Di sisi lain, Wakil Manajer Mobil Cepu Limited (MCL) Elviera Putri mengatakan bahwa produksi puncak minyak Blok Cepu di Bojonegoro, Jatim, dimulai awal 2014. Namun pada awal produksi tidak bisa langsung sebesar 165 ribu barel per hari.

”Pada tahap awal produksi tidak bisa langsung dipaksakan 165 ribu barel per hari, harus dilakukan bertahap,” katanya di Bojonegoro, kemarin. Dia mencontohkan, empat buah sumur minyak di lapangan Banyuurip Blok Cepu di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, bisa mencapai 20 ribu barel per hari, membutuhkan waktu dua tahun.

Empat sumur minyak di lapangan Banyuurip tersebut, ketika awal berproduksi, pada Agustus 2009, hanya sebesar 5.000 barel per hari dan bisa mencapai 20 ribu barel per hari pada 2011. Jika produksinya dipaksakan justru bisa merusak kondisi sumur minyak tersebut.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved