Kemendag akan lakukan verifikasi pengiriman rotan

Jum'at, 20 April 2012 - 14:59 WIB
Kemendag akan lakukan...
Kemendag akan lakukan verifikasi pengiriman rotan
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan akan maksimalkan verifikasi perdagangan antar pulau sebagai bentuk memantapkan aturan pelarangan ekspor rotan asalan yang sudah diberlakukan sejak 1 Januari 2012.

"Dalam mengatur atau mengamankan itu, maka dibuat kebijakan antar pulau (pelabuhan) untuk mencegah penyelundupan," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo kepada wartawan di Kantornya, Jumat (20/4/2012).

Pelaksanaan verifikasi tersebut, diserahkan sepenuhnya kepada surveyor Independent. Gunaryo memastikan, anggaran pembiayaan juga sepenuhnya diberikan oleh pemerintah, sehingga para pelaku usaha rotan juga tidak perlu cemas. Karena tujuan aturan itu dibuat adalah untuk menciptakan transparasi.

"Yang kita minta adalah setiap pergerakan rotan itu harus transparan. Rotan yang dikirm ke satu pelabuhan ke pelabuhan satunya harus dilakukan verifikasi. Siapa yang mengirim dan siapa yang menerima, verifikasi ini bisa dilakukan di pelabuhan, di pusat industri dan gudang," tambahnya

Sebagai langkah awal, dari bulan Januari-Maret 2012 sudah terverifikasi 549 lalu lintas pengiriman rotan dengan total 12.546 ton rotan asalan dan setengah jadi yang telah diverifikasi. "Asalnya dari Banjarmasin, Makassar, Padang, Pontianak, Palu dan Manado," pungkasnya. (ank)
()
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
1 jam yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
1 jam yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
3 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
7 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved