Pembatasan BBM harus dilakukan bertahap

Sabtu, 21 April 2012 - 13:26 WIB
Pembatasan BBM harus...
Pembatasan BBM harus dilakukan bertahap
A A A
Sindonews.com = Pengamat Ekonomi Ikhsan Modjo mengakui rencana pembatasan (pengendalian) BBM bersubsidi memiliki kekurangan. Maka dari itu, pemerintah menurutnya akan melakukan secara bertahap.

"Memang diakui ini ada kekurangan, makanya bertahap kan,"ungkap Ikhsan pada acara Polemik, Sindoradio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (21/4/2012)

Salah satu kekurangan yang diungkapkan Ikhsan, adalah terkait dengan kemungkinan penyelewengan dan penyalahgunaan.

"Pertama itu adalah potensi penyalahgunaan lebih besar. Kedua adalah antara Pemerintah dan Pertamina yaitu verifikasi realisasi konsumsi. Ini tetap jadi bahan pertimbangan dan cepat dicarikan solusinya,"ungkap Ihsan.

Maka dari itu, menurutnya pemerintah akan melakukan pengendalian mulai bertahap.

"Pengendalian dilakukan tidak akan dilakukan secara serentak, pasti bertahap.misalnya untuk wilayah jabodetabek terlebih dahulu, kemudian lebarkan ke Jawa, terus baru d luar Jawa,"tuturnya.

Sebelumnya, kemarin pemerintah akhirnya mengeluarkan peraturan bahwa mobil berkapasitas mesin 1.500 cc ke atas dilarang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Larangan mulai diberlakukan pada 1 Mei 2012.

”Peraturannya akan diumumkan melalui peraturan pemerintah (PP) yang terdiri atas Permen ESDM, Perindustrian,dan Perhubungan,” kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, kemarin. Menurut Hidayat, mobil-mobil pribadi berkapasitas mesin di atas 1.500 cc harus menggunakan BBM nonsubsidi. ”Untuk mobil yang diproduksi sejak 2008, mesinnya sudah mengonsumsi bahan bakar minyak dengan RON 92,” terangnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
54 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved