Saham perdana Facebook USD35

Sabtu, 05 Mei 2012 - 12:00 WIB
Saham perdana Facebook...
Saham perdana Facebook USD35
A A A


Sindonews.com - Situs jejaring sosial Facebook akan menetapkan harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di kisaran USD28–35 atau sekitar Rp257.000–322.000 per saham.

Harga tersebut bakal menjadikan nilai pasar Facebook sebesar USD85–95 miliar. Angka tersebut akan menjadikan Facebook sebagai perusahaan berbasis internet terbesar yang meraup dana IPO, melebihi nilai perusahaan mesin pencari Google yakni USD23 miliar saat IPO pada 2004.

Dikutip BBC, situs jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu akan mencatatkan sahamnya di Nasdaq dan diperkirakan menyaingi Amazon dan Cisco yang tengah menguasai bursa.

Demi mendukung aksi korporasi tersebut, Facebook akan mulai mempromosikan penawaran sahamnya pada Senin (7/5) pekan depan. Nantinya, situs jejaring sosial pengguna aktif 900 juta itu akan memakai simbol “FB” saat resmi mencatatkan namanya di lantai bursa pada 18 Mei mendatang.

Facebook dikabarkan akan melepas sekitar 10% sahamnya untuk meraup dana USD12 miliar. Masih dikutip dari BBC, tingkat harga sebesar itu masih bisa berubah tergantung dari permintaan para investor maupun pialang.

Analis independen perusahaan media sosial Lou Kerner mengatakan, harga saham Facebook diprediksi naik dari yang ditawarkan, menjadi USD38–40 per saham. “Pihak Facebook kemungkinan memperdagangkan sahamnya dengan harga lebih rendah di awal,sehingga mereka dapat meningkatkan bertahap,” ujarnya dilansir AFP, kemarin.

Sementara, Wall Street Journal melaporkan,Mark Zuckerberg yang saat ini menjabat chief executive officer (CEO) Facebook akan mempertahankan hak suara di perusahaan sebesar 57,3%.

Sedangkan untuk kepemilikan saham, Zuckerberg masih menguasai 31,5% senilai USD18,7 miliar. Menurut sumber terdekat, Zuckerberg yang mendesain Facebook dari kamar asrama Universitas Harvard itu akan menjual sebagian sahamnya senilai USD951 juta untuk membayar pajak.

“Hasil penerimaan akan digunakan untuk modal kerja dan keperluan umum lainnya. Tetapi, saat ini kami tidak memiliki kegunaan khusus dari hasil penerimaan bersih yang direncanakan,” papar Facebook.

Berdasarkan file pengajuan IPO kepada otoritas pasar modal AS, Zuckerberg saat ini mendapatkan gaji sebesar USD500 juta per tahun. Namun, gajinya akan menyusut pada 2013 yakni hanya USD1 juta, sama seperti yang pernah dilakukan pendiri Apple Inc Steve Jobs.

Seperti diberitakan, dua pekan lalu Facebook mengumumkan penurunan laba kuartal I/2012 sebesar 12% menjadi USD205 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu USD233 juta. Akibatnya, timbul kekhawatiran pada beberapa investor mengenai pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Namun, para eksekutif Facebook telah berusaha meredakan kekhawatiran dengan meyakinkan para investor bahwa perusahaan akan melakukan investasi. Awal bulan lalu Facebook membuat kejutan dengan mengumumkan akuisisi pengembang aplikasi berbagi foto Instagram senilai USD1 miliar (Rp9,15 triliun).

Aksi korporasi ini boleh dibilang fenomenal karena nilainya yang relatif besar untuk ukuran perusahaan seperti Instagram yang bisnisnya belum genap berjalan dua tahun dan hanya dijalankan oleh 13 orang.

Dengan pengambilalihan saham Instagram,kinerja Facebook ke depan diramalkan bertambah kinclong. Berdasarkan file proposal IPO yang dirilis awal Februari lalu, dengan jumlah pengguna masih 840 juta orang, Facebook berhasil membukukan pendapatan USD3,7 miliar.

Sekadar diketahui, saat ini pengguna aplikasi Instagram sekitar 30 juta pengguna. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
3 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
3 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
3 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
3 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
4 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved