Gapura bagi saham bonus

Jum'at, 11 Mei 2012 - 11:54 WIB
Gapura bagi saham bonus
Gapura bagi saham bonus
A A A


Sindonews.com - Emiten properti PT Gapura Perdana Prima Tbk (GPRA) berencana membagikan saham bonus kepada pemegang saham. Hal itu dimaksudkan agar investor semakin tertarik memiliki saham perseroan.

Sekretaris Perusahaan GPRA Rosihan Saad mengatakan, pihaknya masih mempelajari berapa besar bonus saham yang akan dibagikan kepada investor pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 27 Juni 2012. ”Masih dalam pembahasan. Bisa 1:2 atau 1:3.Bahkan,bisa lebih dari itu,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta kemarin.

Menurutnya, saham bonus dapat meningkatkan jumlah modal yang disetor secara relatif dan mudah tanpa harus melalui prosedur yang lebih sulit adalah rights issuewalaupun jumlahnya tidak besar. Serta dapat meningkatkan jumlah saham yang beredar sehingga dapat berpengaruh terhadap likuiditas perdagangan dan harga saham.Saat ini harga saham GPRA diperdagangkan dalam kisaran Rp230 per lembar.

Tahun ini, lanjut Rosihan, perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/ capex) Rp417 miliar yang akan digunakan untuk mengembangkan sejumlah proyek antara lain Tower Albergo & Hotel, CBD Serpong, dan GP Plaza. Selain itu, perseroan mengakuisisi beberapa perusahaan properti dan penyertaan modal di beberapa tempat. ”Dananya dari kas internal, perbankan,dan pendapatan penjualan,” katanya.

Dia mengakui, perseroan membatalkan rencana penerbitan saham terbatas (rights issue) sebesar Rp1,7 triliun pada akhir tahun lalu. Pembatalan dilakukan seiring dengan mundurnya investor strategis yang semula akan menjadi pembeli siaga saham baru. Dengan batalnya rencana tersebut, perseroan mengubah rencana ekspansi yang semula direncanakan tahun ini.

Antara lain, akuisisi terhadap lima pusat perbelanjaan di pulau Jawa, seperti Bekasi Trade Center, Bandung Trade Center, Jatinangor Trade Center, dan Solo Trade Center. Hingga 31 Maret 2012 perseroan membukukan penjualan Rp78,73 miliar atau turun 3,91% dari periode 2011 yang mencapai Rp81,94 miliar. Hal itu menyebabkan laba bersih tahun berjalan perseroan turun 18,75% menjadi Rp10,14 miliar.

Analis Sinarmas Sekuritas Jeff Tan mengatakan, saham bonus itu seperti dividen tapi dalam bentuk saham. keuntungannya bagi investor adalah adanya insentif untuk investasi di saham itu. ”Secara teori setelah ada penambahan saham otomatis harga sahamnya bisa turun sebesar gain-nya saham,” ujarnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved