PT DI siap produksi ekor pesawat Sukhoi

Rabu, 23 Mei 2012 - 10:01 WIB
PT DI siap produksi...
PT DI siap produksi ekor pesawat Sukhoi
A A A
Sindonews.com - PT Dirgantara Indonesia (DI) sedang mematangkan kerja sama dengan industri pesawat terbang asal Rusia, Sukhoi, untuk memproduksi ekor Sukhoi Superjet 100.

Kepala Divisi Manajemen Mutu dan Koordinator Kehumasan PT DI Sonny Saleh mengatakan, kerjasama antara PT DI dan Sukhoi telah digagas sejak 2011. Poin kerja sama tersebut berupa tender untuk memproduksi ekor Superjet 100, komponen vertikal dan horizontal.

Keikutsertaan Kepala Bidang Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT DI Cornel Sihombing juga merupakan upaya mematangkan kerja sama kedua industri pesawat terbang. “Pembicaraan kerja sama Sukhoi dan PT DI telah sampai 90 persen. Kami hampir sampai pada penandatanganan kontrak saja,” kata Sonny Saleh di kawasan industri PT DI, Kota Bandung, kemarin.

Namun demikian, pembicaraan tersebut belum sampai pada kesepakatan harga. Menurut dia, pada pembicaraan awal, PT DI akan mendapat kepercayaan memproduksi 40 unit ekor pesawat per tahun. Menurutnya PT DI memiliki kemampuan pengerjaan order tersebut. Terlebih saat ini akan dilakukan penambahan mesin baru. Hal itu memungkinkan PT DI memiliki kemampuan memproduksi komponen tersebut.

Manajemen PT DI mengakui, kapasitas produksi PT DI cukup padat. Dengan revitalisasi mesin dan penambahan SDM, kapasitas produksi akan meningkat. Menurut dia, produksi komponen pesawat telah dilakukan PT DI sejak lama. Kerja sama untuk memproduksi komponen Airbus, Boeing, dan Eurocopter. Dengan Airbus, PT DI membuat komponen punggung dan bagian sayap untuk Airbus jenis A320, A321, A349, A380, dan A350.

Kecelakaan Sukhoi Superjet 100 beberapa waktu lalu, diakui dia, tidak akan berpengaruh terhadap rencana kerja sama kedua belah pihak. Walaupun, dia mengakui, Kornel Sihombing yang menjadi korban dalam insiden itu merupakan ujung tombak pembahasan kerja sama itu. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
5 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
5 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
5 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
5 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
6 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved