Oktober, kuota BBM dipastikan jebol

Senin, 28 Mei 2012 - 10:56 WIB
Oktober, kuota BBM dipastikan...
Oktober, kuota BBM dipastikan jebol
A A A


Sindonews.com - Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2012 ini dipastikan akan kembali jebol sebelum waktunya. Walaupun pemerintah telah menerapkan pengaturan konsumsi BBM, namun jatah 40 juta kilo liter (kl) BBM dipastikan akan tetap jebol sebagaimana terjadi di tahun sebelumnya.

Bahkan berdasarkan prediksi, di bulan Oktober 2012 kuota BBM bersubsidi akan habis. Sehingga mesti ada proses pengajuan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk melakukan penambahan sebelum Oktober.

"Kita belum proses, ini masih bulan Juni, diperkirakan ini nanti akan habis jatah 40 juta KL itu kira-kira di Oktober, sebelum itu kita pasti ajukan," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, seusai membuka Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di kantornya, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Sejauh ini, Jero menuturkan bahwa pemerintah memang belum melakukan proses apapun. Mekanisme baku, menurutnya sudah ada, jadi ketika tiba waktunya, maka itu akan dijalankan.

"Kan ini baru wacana-wacana, prediksi kita akan kurang 40 juta kl yang diberikan, jadi kemungkinan kita akan ajukan, tapi nanti ada mekanismenya," jelasnya.

Dengan adanya program penghematan yang akan dilaksankan pada 1 Juni nanti, maka Jero juga belum dapat memastikan berapa juta kl tambahan BBM bersubsidi yang akan diajukan ke DPR. Walaupun pada targetnya, dari 47 juta kl yang dimungkinkan terjadi tanpa program penghematan apapun, maka setelah ada program penghematan kuota hanya akan bertambah sekira dua juta KL, menjadi 42 juta kl. "Nanti kita hitung," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved