AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:59 WIB
loading...
AS Kembali Picu Perang...
Perang dagang di Amerika Utara mencapai titik didih baru. Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani tiga sanksi ekonomi yang siap menghantam Kanada dengan tarif impor fantastis 50%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perang dagang di Amerika Utara mencapai titik didih baru. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani tiga sanksi ekonomi yang siap menghantam Kanada dengan tarif impor fantastis sebesar 50%.

Langkah agresif ini mengincar berbagai sektor komoditas vital Kanada, mulai dari industri otomotif, produk olahan susu (dairy), hingga minuman beralkohol. Seorang pejabat senior Gedung Putih menggambarkan jangkauan sanksi ini sangat luas, mencakup daftar barang dari yang paling unik hingga industri berat.

"Dampaknya sangat bervariasi, mulai dari produk wine, stik hoki, hingga semen. Bahkan untuk sektor otomotif saja, ada 18 halaman daftar barang yang terkena dampak jika aturan ini diberlakukan," ujar pejabat tersebut.

Balasan Atas Diskriminasi Kanada dan Retaknya Perjanjian USMCA

Gedung Putih menegaskan bahwa pemberlakuan tarif 50% ini merupakan tindakan defensif atas "diskriminasi yang berlanjut" dari pemerintah Kanada terhadap produk-produk AS. Trump secara terbuka meradang karena Kanada -bersama China- menjadi salah satu dari sedikit negara yang berani membalas tarif AS dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan

Sanksi ini menandai eskalasi besar karena akan tetap berlaku meskipun barang-barang tersebut sebelumnya telah mendapatkan pembebasan bea masuk di bawah Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA). Beberapa poin keberatan utama Washington meliputi. hambatan otomotif & alkohol.

Aturan Kanada yang membatasi ekspor mobil dan minuman beralkohol AS menjadi sorotan, lantaran kebijakan tersebut tidak berlaku pada negara lain. Lalu ada kuota keju yang ketat, dimana aturan kuota keju AS ke Kanada jauh lebih restriksi dibandingkan kuota untuk produk keju serupa yang diimpor Kanada dari Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Berita Terkini
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Infografis
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved