Industri herbal tanah air maju pesat

Rabu, 30 Mei 2012 - 16:00 WIB
Industri herbal tanah...
Industri herbal tanah air maju pesat
A A A
Sindonews.com - Transaksi perdagangan obat-obatan herbal di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir ini terbukti meningkat tajam dari tahun-tahun sebelumnya. Yakni dari Rp400 miliar menjadi Rp10 triliun.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Wahono Sumaryono mengatakan obat herbal mulai diminati karena dari sisi ekonomi, keilmuan, dan pemanfaatan potensi tumbuhan, sangat berpotensi. "Untuk obat non herbal rata-rata kenaikan antara 11-12 persen, sedangkan obat herbal mencapai 20 persen setiap tahun," ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/5/2012).

Keuntungannya, yaitu, obat herbal tak memiliki efek samping sehingga menarik bagi masyarakat untuk menggunakannya. Hal itu membuat obat herbal naik tajam, dan industri pengolahan obat herbal juga mengalami peningkatan. "Apalagi faktor kekayaan nabati yang melimpah di Indonesia," paparnya.

Wahono mengatakan pada tahun 2011 transaksi perdagangan kimia sintetik mencapai Rp43 tiliun, sedangkan industri obat herbal Rp10 triliun. "Melihat tren yang meningkat setiap tahun saya yakin industri herbal akan melampaui industri obat kimia yang selama ini mendominasi obat-obatan di tanah air," tandasnya.

Ia menilai industri obat herbal di China meningkat tajam sehingga kita perlu belajar dari negara tirai bambu tersebut. "Mereka selalu mendokumentasikan pengobatan herbal dari nenek moyangnya," ujarnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
9 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
10 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved