Pelabuhan Pontianak perlu diperluas

Selasa, 19 Juni 2012 - 12:02 WIB
Pelabuhan Pontianak...
Pelabuhan Pontianak perlu diperluas
A A A


Sindonews.com - Jumlah kontainer atau peti kemas Pelabuhan Dwikora milik Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II pada 2011 ditargetkan sekitar 124.429 kontainer di Pelindo II Cabang Pontianak. Namun kini jumlah kontainer atau peti kemas yang disimpan di Cabang Pontianak sudah melampaui batas.

Pada 2008, jumlah kontainer sebanyak 126.884, kemudian di 2009 meningkat menjadi 131.753. Lalu pada 2010 jumlah kontainer menjadi 147.961, dan capaian di 2011 meningkat, bahkan melampaui batas kapasitas menjadi 171.133 kontainer. Sementara kapasitas terpasang lapangan peti kemas yang ada di Pelabuhan Dwikora Pontianak hanya dapat menampung 3.409 kontainer.

“Se-Indonesia sendiri, kontainer yang ada di Kalbar terbanyak kedua setelah Jakarta,” kata Kabag Humas dan Supervisor Pemasaran PT Pelindo II Cabang Pontianak, Satmunar, Selasa (19/6/2012).

Menurut Satmunar, di Jakarta memiliki tingkat perekonomian yang tinggi terhadap pergerakan kontainer. Sementara di Pontianak banyak kontainer kosong akibat pergerakan barang yang tidak terlalu banyak. “Ini yang menyebabkan kontainer yang menumpuk lebih banyak di pelabuhan,” ungkapnya.

Satmunar menjelaskan, kelebihan kapasitas jumlah kontainer, Pelindo melakukan penambahan perluasan lahan seluas 50 hektare (ha) di Jungkat dan 1,6 ha di kawasan Pelabuhan Dwikora. Saat ini lahan tersebut sedang proses pembangunan teinal kontainer.

“Kami menambah kawasan perluasan untuk kontainer sendiri di kawasan Pelindo hingga Jeruju seluas 1,6 ha dengan panjang 168 meter. Selain itu juga penambahan dilakukan di daerah Jungkat dengan perluasan 50 ha,” jelas Satmunar.

Saat ini, PT Pelindo baru memiliki gudang penumpukan di Pelabuhan Pontianak dengan luas 5.390 meter persegi dan kapasitas menampung 13.416 ton. Kemudian gudang penumpukan kontainer berada di Nipah Kuning dengan luas lahan 750 meter persegi berkapasitas sebanyak 1.200 ton.

"Untuk fasilitas lain seperti lapangan penumpukan, Pelindo sendiri memiliki lapangan penumpukan kontainer di Pelabuhan Pontianak seluas 58.898 meter persegi dengan kapasitas 68.020 ton. Sementara lapangan penumpukan di Pelabuhan Nipah Kuning seluas 26.105 meter persegi dengan kapasitas 41.768 ton,” jelas dia.

Satmunar menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan Pontianak, salah satunya akan dibangunnya pengembangan pembangunan penyimpangan kontainer yard ex Aspalindo dan noalisasi parit. Kemudian pengembangan pembangunan kontainer yard ex kolam 06. Selain itu, relokasi Kantor KPLP dan relokasi workshop alat berat, pembangunan deaga 09 serta pengembangan pembangunan lahan ex sawmill.

Perluasan kawasan untuk penyimpanan peti kemas ini, sebenarnya tidak saja dapat dilakukan oleh Pelindo. Melainkan dapat dilakukan oleh masyarakat biasa dengan beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Namun, agar peti kemas yang ada dapat disimpan dengan lahan yang dimiliki sendiri oleh masyarakat luas.

“Terkait kurangnya kawasan untuk penyimpanan peti kemas ini, Pelindo memberikan kesempatan kepada masyarakat luas yang memiliki tanah kosong seluas minimal 1-2 ha untuk membangun depo dengan prospek yang sangat baik,” jelasnya.

Kesempatan menyewakan depo untuk peti kemas ini, diungkapkan Satmunar, merupakan prospek yang baik kepada masyarakat luas dengan penghasilan yang sangat menguntungkan. Tentunya harus bekerja sama dengan PT Pelindo. “Yang jelas keuntungan akan didapat, selain keamanan serta jasa barang terhadap kontainer sendiri juga pasti dijamin,” tegasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved