Emiten Indonesia belum mampu hadapi AEC

Senin, 25 Juni 2012 - 14:14 WIB
Emiten Indonesia belum...
Emiten Indonesia belum mampu hadapi AEC
A A A


Sindonews.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Isaka Yoga menilai sepenuhnya emiten Indonesia belum cukup mampu untuk bersaing dalam Asean Economic Community (AEC) 2015 nanti. Pasalnya, salah satu ancaman pertama yang akan dihadapi para emiten standarisasi peraturan.

Isaka menambahkan, aturan yang ada di Indonesia dengan negara-negara lainnya terhitung lebih lemah. "Yang perlu disiapkan itu standarisasi peraturan, legal aspek seperti apa. Belum semua emiten kita sesuai dengan ketentuan menerapkan internasional standar untuk akuntansinya. Itu salah satu cara untuk samakan standarnya. Jadi emiten kita ini layak atau tidak nanti," ujar Isaka kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Menurutnya, butuh waktu lebih panjang untuk menyiapkan agar emiten dapat menyiapkan diri. Karena, dari standarisasi tersebut kualitas emiten akan menjadi pertanyaan besar di pasar bebas. Walaupun diketahui, di masing-masing negara memiliki persyaratan yang berbeda-beda.

"Apa syarat perusahaan go public di sini sama dengan yang di luar? Kalau diluar saya rasa bisa memenuhi persyaratan kita, tapi kalau kita ya masih berjuang keras untuk mencapai standar mereka," jelasnya.

Apalagi, lanjut Isaka, banyak emiten Indonesia yang tergolong saham tidur atau dapat dikatakan tidak produktif. Sehingga, jika persiapan tidak dimatangkan dari sekarang, akan semakin banyak saham tidur di BEI mengingat persaingan emiten luar yang pasti menggiurkan investor Indonesia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved