Organda Jatim prediksi penumpang capai 12 juta

Jum'at, 06 Juli 2012 - 06:04 WIB
Organda Jatim prediksi...
Organda Jatim prediksi penumpang capai 12 juta
A A A
Sindonews.com - Menyusul aturan larangan berdiri dalam Kereta Api (KA) membuat sejumlah penumpang bakal beralih menggunakan angkutan Bus saat mudik. Diprediksi pada musim mudik tahun 2012 ini penumpang mencapai 12 Juta.

Menurut Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Timur HB Mustofa, aturan baru penumpang KA dilarang berdiri diperkirakan membawa keuntungan bagi Perusahaan Otobus (PO). "KA yang biasanya penuh, tahun ini akan berkurang. Tentu penumpangnya akan pindah ke bus," kata Mustofa, Kamis 5 Juli 2012.

Organda memprediksi pemudik tahun ini yang menggunakan bus akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen. Sementara jumlah penumpang juga akan naik. Tahun lalu, penumpang bus mencapai 11 juta penumpang.

Prediksi melonjaknya penumpang ini, Organda Jatim bakal meminta dispensasi muatan kepada Dinas Perhubungan dari 10 persen menjadi 20 persen. Banyaknya penumpang ini, Organda berjanji akan memberikan pelayanan maksimal dan peningkatan kualitas pengawasan armada bus. Semua bus yang beroprasi, katanya, dipastikan sudah layak jalan.

Lebih jauh ia mengatakan, jumlah armada bus yang beroprasi saat angkutan lebaran 2012 sebanyak 6.000 armada. Untuk trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) 1.500 armada, dan trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 4.500 armada. Sedangkan bus armada cadangan sebanyak 1.000 armada.

Kemudian soal harga tiket, pihaknya masih mengacu dengan batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh pemerintah. "Tidak ada istilah tuslah, harga tiket tetap seperti biasa sebelum ada perubahan aturan batas atas dan batas bawah," pungkas Mustofa.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
13 menit yang lalu
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
51 menit yang lalu
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
51 menit yang lalu
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
2 jam yang lalu
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
2 jam yang lalu
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
2 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved