Tertekan di akhir pekan, IHSG melemah 14 poin
Jum'at, 06 Juli 2012 - 16:40 WIB
Tertekan di akhir pekan, IHSG melemah 14 poin
A
A
A
Sindonews.com - Tekanan sentimen negatif global menghadapi keputusan pemangkasan suku bunga Eropa dan China membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap setia berkubang di jalur merah.
IHSG, Jumat (6/7/2012) sore ditutup melemah 14,64 poin ke 4.055,2. Indeks LQ45 turun 3,03 poin ke 694,54 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,49 poin ke 563,92.
Akhir pekan membuat gairah perdagangan memudar. Hal ini terlihat dari hanya 92 saham yang menguat, sedangkan 150 saham justru melorot dan 113 saham bergerak stagnan. Volume transaksi pun hanya sebesar 1,863 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp2,947 triliun. Meski demikian, investor asing sebenarnya masih cukup optimis melangkah dengan net buying Rp108,97 miliar.
Bursa regional masih setia di zona negatif kecuali indeks Strait Times yang menguat 7,08 poin ke 2.978,55. Sedangkan indeks Nikkei 225 merosot 59,05 poin ke 9.020,75 dan indeks Hang Seng turun 8,49 poin ke 19.800,64.
Sementara itu di Eropa, bursa-bursa utamanya tak memberi respons negatif atas keputusan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Buktinya, indeks FTSE 100 melorot 7,14 poin ke 5.685,41, indeks DAX turun 14,44 poin ke 6.521,12 dan indeks CAC 40 turun 10,80 poin ke 3.218,56.
Sektor-sektor penopang indeks terpantau mayoritas melemah dengan sektor aneka industri turun 9,47 poin atau 0,7 persen, sektor perdagangan merosot 3,72 poin atau 0,5 persen, dan sektor properti merosot 1,28 poin atau 0,5 persen.
Berikut saham-saham yang terpantau menguat (top gainers), antara lain PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp2.250 ke Rp152.000, saham PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) naik Rp225 ke Rp2.125, dan saham PT Berlina Tbk (BRNA) naik Rp150 ke Rp2.450.
Sedangkan saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp500 menjadi Rp15.500, saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp350 menjadi Rp22.750, dan saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP) turun Rp300 menjadi Rp18.500.
IHSG, Jumat (6/7/2012) sore ditutup melemah 14,64 poin ke 4.055,2. Indeks LQ45 turun 3,03 poin ke 694,54 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,49 poin ke 563,92.
Akhir pekan membuat gairah perdagangan memudar. Hal ini terlihat dari hanya 92 saham yang menguat, sedangkan 150 saham justru melorot dan 113 saham bergerak stagnan. Volume transaksi pun hanya sebesar 1,863 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp2,947 triliun. Meski demikian, investor asing sebenarnya masih cukup optimis melangkah dengan net buying Rp108,97 miliar.
Bursa regional masih setia di zona negatif kecuali indeks Strait Times yang menguat 7,08 poin ke 2.978,55. Sedangkan indeks Nikkei 225 merosot 59,05 poin ke 9.020,75 dan indeks Hang Seng turun 8,49 poin ke 19.800,64.
Sementara itu di Eropa, bursa-bursa utamanya tak memberi respons negatif atas keputusan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Buktinya, indeks FTSE 100 melorot 7,14 poin ke 5.685,41, indeks DAX turun 14,44 poin ke 6.521,12 dan indeks CAC 40 turun 10,80 poin ke 3.218,56.
Sektor-sektor penopang indeks terpantau mayoritas melemah dengan sektor aneka industri turun 9,47 poin atau 0,7 persen, sektor perdagangan merosot 3,72 poin atau 0,5 persen, dan sektor properti merosot 1,28 poin atau 0,5 persen.
Berikut saham-saham yang terpantau menguat (top gainers), antara lain PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp2.250 ke Rp152.000, saham PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) naik Rp225 ke Rp2.125, dan saham PT Berlina Tbk (BRNA) naik Rp150 ke Rp2.450.
Sedangkan saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp500 menjadi Rp15.500, saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp350 menjadi Rp22.750, dan saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP) turun Rp300 menjadi Rp18.500.
(and)
Lihat Juga :