Perusahaan China berhasil gusur Jepang

Rabu, 11 Juli 2012 - 10:48 WIB
Perusahaan China berhasil...
Perusahaan China berhasil gusur Jepang
A A A
Sindonews.com – Dua tahun setelah tergesernya Jepang sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia, China kembali mengalahkan Jepang dalam daftar perusahaan global terbesar versi Fortune 500.

Dalam pemeringkatan yang dilakukan majalah Fortune AS, disebutkan bahwa China telah menyalip Jepang untuk kali pertama dengan menempatkan 73 perusahaan dalam daftar Fortune 500. Bandingkan dengan Jepang yang hanya 68 per - usahaan. Tahun ini peringkat per ta - ma dalam daftar Fortune 500 kem bali diduduki oleh per usa - ha an energi yang bermarkas di Den Haag, Belanda, Royal Dutch Shell.

Perusahaan itu raksasa ritel Amerika Serikat (AS) Wal-Mart yang bercokol di posisi teratas selama dua tahun yakni 2010 dan 2011. Wal-Mart membukukan pendapatan USD484,5 miliar, naik 28,1 persen dari 2010 lalu. Perusahaan lain yang ter - ma suk dalam 10 besar adalah ExxonMobil (AS), British Petroleum/BP (Inggris), Sinopec Group (China), China National Petroleum and State Grid, Chevron (AS), ConocoPhillips (AS), dan Toyota Motor (Jepang).

Majalah Fortune menyatakan, meskipun AS masih menja di tuan rumah bagi sebagian besar posisi pada 500 perusahaan global terbesar, negara itu kehilangan lebih banyak perusahaan di daftar tersebut selama satu dekade terakhir. “Saat ini terdapat 132 perusahaan yang berkantor pusat di AS dalam daftar Fortune tahun ini, turun dari 197 satu dekade lalu,” ujar majalah tersebut dikutip AFP, kemarin.

Peringkat dan komposisi daftar perusahaan terbesar itu mencerminkan pergeseran lanskap global, seiring dengan AS yang tengah menghadapi peningkatan persaingan dari perusahaan asing. Sementara, China justru mampu menambah sebanyak 12 perusahaan ke dalam daftar tahun ini. Sedangkan, jumlah perusahaan Eropa yang semula sebanyak 172 perusahaan turun menjadi hanya tinggal 161 akibat krisis utang.

“Salah satu perubahan yang sangat luar biasa ialah masuknya sejumlah perusahaan asal China di dalam daftar kami,” imbuh Fortune. Majalah tersebut menambahkan, pada 2002 hanya ada 11 perusahaan Negeri Panda dalam daftar, sementara perusahaan Jepang pada saat yang sama mencapai 88. Menurut Fortune, Tokyo menjadi tuan rumah dari 48 perusahaan terbesar dalam daftar Global 500 dibandingkan kota-kota lain di Jepang.

Namun, saat ini terlalu dini untuk memprediksikan Jepang keluar dari daftar. Dari daftar 10 besar perusahaan terbesar di dunia versi Fortune 500, delapan diantaranya adalah perusahaan energi. Sementara, perbankan komersial berada di posisi terbesar kedua dan industri automotif berada di posisi ketiga. “Meskipun terjadi krisis keuangan di Eropa serta bencana gempa dan tsunami di Jepang tahun lalu, perusahaan-perusahaan terbesar dunia masih memiliki rekor keuntungan dan pendapatan di 2011,” papar Fortune.

Secara total, perusahaan global terbesar dalam daftar Fortune 500 membukukan rekor pendapatan terbesar mencapai USD29,5 triliun, meningkat 13,2 persen dibanding 2010 lalu. Lebih lanjut majalah bisnis global yang didirikan oleh Henry Luce tersebut menyatakan, korporasi di seluruh dunia terus mengasah kemahiran produktivitas para pekerjanya.

Sekadar diketahui, total la pangan pekerjaan dalam daftar Fortune 500 meningkat 4,9 persen menjadi 60,7 juta pada tahun lalu. Pendapatan perkaryawannya juga tumbuh hampir dua kali lipat atau naik menjadi USD463.212. “Total keuntungan naik tujuh persen menjadi USD1,6 triliun atau kurang lebih sama dengan produk domestik bruto (PDB) India,” ungkap Fortune.

Pada saat yang sama, dua perusahaan asal India masuk dalam daftar perusahaan 100 terbesar yakni Indian Oil pada posisi 83 dan Reliance Industries di posisi 99. Sementara, raksasa teknologi AS Apple Inc juga naik signifikan ke posisi 17, atau dibanding tahun sebelumnya di posisi 35. Tahun lalu perusahaan pembuat iPhone dan iPad ini mencatatkan pendapatan sebesar USD108,3 miliar atau naik 66 persen dibandingkan 2010.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
19 menit yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
3 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
3 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved