Tarif KRD Jabar ikut naik Rp2.000

Kamis, 12 Juli 2012 - 18:58 WIB
Tarif KRD Jabar ikut...
Tarif KRD Jabar ikut naik Rp2.000
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana menaikkan tarif kereta rel diesel (KRD) patas, trayek Padalarang-Cicalengka (PP) dari Rp8.000 menjadi Rp10 ribu per penumpang.

Rencananya, penaikan tarif KA patas berlaku pada 1 September 2012 mendatang. Penaikan tersebut didasarkan pada telegram Direksi No.D6/133 tertanggal 13 Juni 2012. "Tarif KRD patas naik Rp2.000 per penumpang," kata Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno, Kamis (12/7/2012).

Menurut dia, tarif sebesar Rp10 ribu berlaku untuk trayek terjauh dari Padalarang ke Cicalengka atau sebaliknya. Sedangkan untuk tujuan tertentu disesuaikan dengan jarak tempuh. Misalnya, tarif Padalarang ke Cimahi, Bandung, atau Kiaracondong sebesar Rp7.000.

Diakui dia, penaikan tarif kereta api non PSO, karena sudah lama PT KAI tidak melakukan penyesuaian tarif. Tarif KRD patas Padalarang-Cicalengka sebesar Rp8.000 merupakan tarif lama yang ditetapkan sejak tahun 2007. Taris tersebut merupakan penyesuaian dari tarif di tahun 2003 sebesar Rp2.500 per penumpang.

"Penyesuaian tarif ini cukup wajar, karena sudah cukup lama tidak ada penyesuaian. Tarifnya juga lebih murah apabila dibanding dengan tarif moda transportasi lainnya," beber dia. Apalagi moda KA dengan waktu tempuh yang lebih singkat.

Selain menaikkan tarif, pada 1 September 2012, menurut Bambang, PT KAI juga berencana mengoperasikan KA komuter patas trayek Padalarang-Cicalengka (PP). Penambahan trayek didasarkan pada telegram Direksi No.D6/30 tertanggal 3 Juli 2012.

Untuk rute ini, PT KAI memasang tarif khusus sebesar Rp15 ribu untuk jarak terjauh. Sedangkan jarak tertemtu seperti Padalarang ke Cimahi, Bandung dan Kiaracondong hanya Rp10 ribu. Dan Padalarang ke Rancaekek dan Cicalengka Rp15 ribu, begitu juga sebaliknya.

Sementara untuk tarif patas AC, penerapan tarif Rp15.000 sangat wajar, karena ditunjang fasilitas penyejuk udara (AC). Dia berharap, fasilitas tersebut menjadi alternatif pilihan masyarakat.

Ketika disinggung tingginya minat masyarakat terhadap angkutan KA ekonomi jarak jauh dan sedang, PT KAI akan menambah gerbong KA ekonomi antara satu sampai dua gerbong. "Tapi kami akan memberlakukan tarif khusus sebagai pilihan yang berpendingin udara (AC)," jelas dia.

Dia mencotohkan, KA Kahuripan trayek Padalarang-Kediri dibandrol Rp125 ribu-Rp150 ribu, KA ekonomi Pasundan trayek Kiaracondong-Surabaya Rp120 ribu-Rp140 ribu, dan KA Kutojaya selatan dengan tarif Rp80 ribu.

Diakui dia, tarif tersebut berbeda dengan tarif KA Kahuripan, Pasundan, dan lainnya yang bersubsidi dengan kisaran di bawah Rp50 ribu.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
47 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved