BNI Securities pelopori transaksi saham sesuai syariah

Selasa, 17 Juli 2012 - 18:34 WIB
BNI Securities pelopori...
BNI Securities pelopori transaksi saham sesuai syariah
A A A
Sindonews.com - Potensi umat Islam sebagai investor pasar modal sangat besar. Namun perusahaan sekuritas masih sedikit yang memikirkan kenyamanan dan keyakinan para investor potensial ini untuk bertransaksi di pasar modal sesuai syariah.

PT BNI Securities (BNIS), demi memenuhi kebutuhan pasar tersebut, kini telah memperoleh sertifikat yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Sertifikasi ini membuat BNIS secara resmi telah diizinkan bertransaksi efek saham berbasis syariah.

Untuk itu, pada hari ini BNIS meluncurkan eSmart Syariah, layanan transaksi saham secara reguler maupun online berbasis syariah. Dengan eSmart Syariah kini nasabah BNIS dapat menikmati transaksi dengan nyaman, sejalan dengan motto BNI Securities, “Memberi Kenyamanan Dalam Bertransaksi”.

"Diversifikasi bisnis ke layanan berbasis syariah menjadi salah satu strategi perusahaan di tahun ini. Nasabah pun kini memiliki pilihan dalam bertransaksi efek," ujar Presiden Direktur BNIS Jimmy Nyo dalam keterang tertulisnya, Selasa (17/7/2012).

Jimmy menjelaskan, dengan sertifikasi tersebut kini BNIS merupakan perusahaan sekuritas BUMN pertama yang memiliki layanan transaksi efek saham sesuai ketentuan syariah. "Upaya sosialisasi kini terus dilakukan secara berkelanjutan, di antaranya melalui kunjungan ke cabang-cabang," papar Jimmy.

Untuk lebih mengoptimalkan layanan eSmart Syariah, pada kesempatan yang bersamaan sinergi Perusahaan dengan BNI Group pun dilakukan dalam bentuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Presiden Direktur BNI Securities Jimmy Nyo dan Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Teguh Saptono.

BNI Syariah yang memiliki jaringan cukup luas, dengan 150 outlet syariah di seluruh Indonesia, saat ini tengah bersiap menjadi bank penerima pembayaran untuk transaksi sekuritas berbasis syariah dari PT BNI Securities.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
20 UKM Kantongi Pendanaan...
20 UKM Kantongi Pendanaan Rp39 Miliar Lewat Securities Crowdfunding
Memperkokoh Posisi Sebagai...
Memperkokoh Posisi Sebagai Penyelenggara Securities Crowdfunding Terdepan
Didukung OJK, Asosiasi...
Didukung OJK, Asosiasi Securities Crowdfunding Pede Menatap 2022
Tren Investasi Crowdfunding...
Tren Investasi Crowdfunding Sekuritas Melesat 319,56% di 2021
Layanan Urun Dana Didorong...
Layanan Urun Dana Didorong Jadi Alternatif Pembiayaan UKM
Kemenparekraf Apresiasi...
Kemenparekraf Apresiasi Pembiayaan 4 Film Indonesia melalui Fintech Securities Crowdfunding
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
24 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
41 menit yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
1 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
1 jam yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
2 jam yang lalu
Infografis
China Produksi Robot...
China Produksi Robot Humanoid, Wajahnya Bisa sesuai Request
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved