Semester I/2012, Danamon raup laba bersih Rp2 T
Kamis, 19 Juli 2012 - 12:19 WIB
Semester I/2012, Danamon raup laba bersih Rp2 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Danamon Indonesia (Danamon) mengumumkan laba bersih setelah pajak konsolidasian sebesar Rp2 triliun pada semester pertama tahun 2012, atau naik 36 persen dari Rp1,473 triliun pada semester pertama tahun 2011.
Bahkan tercatat hingga akhir Juni 2012, total kredit Danamon mencapai Rp110 triliun, naik 19 persen dari Rp93 triliun setahun yang lalu.
“Di tengah perekonomian domestik yang relatif stabil, kami mampu menghasilkan pertumbuhan yang kuat di semua segmen bisnis kami di semester pertama tahun ini. Hal ini jelas menandakan kuatnya perekonomian Indonesia pada paruh pertama tahun ini, meskipun adanya tekanan dari ekonomi global,” kata Presiden Direktur Danamon, Henry Ho dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews.com, Kamis (19/7/2012).
Sementara itu, pertumbuhan kredit yang positif ini didorong oleh pertumbuhan di segmen kredit mass market, yang mencakup kredit kepada nasabah wirausahawan kecil (self-employed mass market), kredit kepemilikan kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga (durable goods), dan pembiayaan syariah beragunan emas.
"Kredit di segmen mass market ini tumbuh sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp64 triliun sampai dengan tanggal 30 Juni 2012, dan berkontribusi sebesar 58 persen kepada total portofolio kredit Danamon," jelasnya.
Pertumbuhan laba bersih yang sehat, berdampak pada Return of Average Asset (ROAA) yang tercatat sebesar 2,8 persen, dan Return on Average Equity (ROAE) mencapai 16,4 persen.
Selain itu, sampai 30 Juni 2012, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) konsolidasian Danamon naik menjadi 18,8 persen dari 14,0 persen pada tahun lalu, sementara Standalone CAR naik menjadi 18,1 persen dari 12,1 persen tahun lalu. "Permodalan Danamon yang kuat memungkinkan momentum positif untuk ekspansi," pungkasnya.
Bahkan tercatat hingga akhir Juni 2012, total kredit Danamon mencapai Rp110 triliun, naik 19 persen dari Rp93 triliun setahun yang lalu.
“Di tengah perekonomian domestik yang relatif stabil, kami mampu menghasilkan pertumbuhan yang kuat di semua segmen bisnis kami di semester pertama tahun ini. Hal ini jelas menandakan kuatnya perekonomian Indonesia pada paruh pertama tahun ini, meskipun adanya tekanan dari ekonomi global,” kata Presiden Direktur Danamon, Henry Ho dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews.com, Kamis (19/7/2012).
Sementara itu, pertumbuhan kredit yang positif ini didorong oleh pertumbuhan di segmen kredit mass market, yang mencakup kredit kepada nasabah wirausahawan kecil (self-employed mass market), kredit kepemilikan kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga (durable goods), dan pembiayaan syariah beragunan emas.
"Kredit di segmen mass market ini tumbuh sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp64 triliun sampai dengan tanggal 30 Juni 2012, dan berkontribusi sebesar 58 persen kepada total portofolio kredit Danamon," jelasnya.
Pertumbuhan laba bersih yang sehat, berdampak pada Return of Average Asset (ROAA) yang tercatat sebesar 2,8 persen, dan Return on Average Equity (ROAE) mencapai 16,4 persen.
Selain itu, sampai 30 Juni 2012, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) konsolidasian Danamon naik menjadi 18,8 persen dari 14,0 persen pada tahun lalu, sementara Standalone CAR naik menjadi 18,1 persen dari 12,1 persen tahun lalu. "Permodalan Danamon yang kuat memungkinkan momentum positif untuk ekspansi," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :