Tak mampu bangkit, IHSG terbenam 17 poin
Selasa, 24 Juli 2012 - 16:31 WIB
Tak mampu bangkit, IHSG terbenam 17 poin
A
A
A
Sindonews.com - Bursa global terus terguncang krisis Eropa yang semakin meluas seiring dengan menurunnya data manufaktur Jerman serta turunnya peringkat Jerman dan Belanda yang diberikan oleh Moody's. Sentimen negatif ini menggiring IHSG semakin tenggelam dan menjauh dari level 4.000.
IHSG, Selasa (24/7/2012) ditutup melemah 17,68 poin ke 3.992,11. Indeks LQ45 turun 4,33 poin ke 678,10 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,81 poin ke 547,3.
Tercatat sebanyak 119 saham menguat, 130 saham melemah, dan 104 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan tercatat sebanyak 2,234 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,894 triliun. Sementara itu investor asing pun melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp130,830 miliar.
Sektor perkebunan terpantau turun paling dalam dengan sebesar 19,84 poin disusul sektor pertambangan turun 12,61 poin.
Bursa utama regional terpantau bergerak mixed namun masih didominasi oleh pelemahan. Indeks Nikkei 225 turun 20,23 poin ke 8.488,09, indeks Hang Seng turun 150,27 poin ke 19.903,20. Sedangkan indeks Strait Times masih positif 20,71 poin ke 3.003,20.
Sementara itu, bursa Eropa mulai bergerak naik di sesi awal perdagangannya. Indeks FTSE 100 naik 5,76 poin ke 5.539,39, indeks DAX naik tipis 0,87 poin ke 6.420,2, namun indeks CAC 40 bergerak negatif dengan turun 2,41 poin ke 3.099,12.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp250 ke Rp19.150, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik Rp200 ke Rp11.050, dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) naik Rp200 ke Rp12.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 ke Rp36.450, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp850 ke Rp22.150 dan PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) turun Rp600 ke Rp16.000.
IHSG, Selasa (24/7/2012) ditutup melemah 17,68 poin ke 3.992,11. Indeks LQ45 turun 4,33 poin ke 678,10 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,81 poin ke 547,3.
Tercatat sebanyak 119 saham menguat, 130 saham melemah, dan 104 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan tercatat sebanyak 2,234 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,894 triliun. Sementara itu investor asing pun melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp130,830 miliar.
Sektor perkebunan terpantau turun paling dalam dengan sebesar 19,84 poin disusul sektor pertambangan turun 12,61 poin.
Bursa utama regional terpantau bergerak mixed namun masih didominasi oleh pelemahan. Indeks Nikkei 225 turun 20,23 poin ke 8.488,09, indeks Hang Seng turun 150,27 poin ke 19.903,20. Sedangkan indeks Strait Times masih positif 20,71 poin ke 3.003,20.
Sementara itu, bursa Eropa mulai bergerak naik di sesi awal perdagangannya. Indeks FTSE 100 naik 5,76 poin ke 5.539,39, indeks DAX naik tipis 0,87 poin ke 6.420,2, namun indeks CAC 40 bergerak negatif dengan turun 2,41 poin ke 3.099,12.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp250 ke Rp19.150, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik Rp200 ke Rp11.050, dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) naik Rp200 ke Rp12.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 ke Rp36.450, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp850 ke Rp22.150 dan PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) turun Rp600 ke Rp16.000.
(and)
Lihat Juga :