Terus terombang-ambing, IHSG kian jauhi 4.000

Rabu, 25 Juli 2012 - 09:50 WIB
Terus terombang-ambing,...
Terus terombang-ambing, IHSG kian jauhi 4.000
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus terombang-ambing oleh kondisi ekonomi global yang tak menentu. Akibatnya IHSG kian menjauhi level 4.000.

IHSG, Rabu (25/7/2012) pukul 09.37 JATS terus melemah hingga 21,24 poin ke 3.970,87. Indeks LQ45 turun 1,91 poin ke 676,19 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,37 poin ke 546,93.

Pagi ini sebanyak 102 saham sudah tenggelam di zona merah dan hanya 26 saham saja yang berhasil menguat, sedangkan 60 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat baru sebesar 95,213 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp133,483 miliar. Investor asing pun melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp21,630 miliar.

Bursa utama dunia pun masih setia menunggu dengan cemas terkait krisis yang terjadi di Eropa. Indeks S&P 500 turun 12,21 poin ke 1.338,31, indeks Nasdaq turun 27,16 poin ke 2.862,99, dan indeks Dow Jones turun 104,14 poin ke 12.617,32.

Hal senada juga terjadi di bursa regional. Indeks Nikkei 225 terus merosot hingga 91,72 poin ke 8.396,37, indeks Hang Seng melorot 123,73 poin ke 18.779,47 dan indeks Strait pun ikut melemah 4,31 poin ke 2.994,13.

Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp250 ke Rp22.650, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp100 ke Rp3.075 dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp100 ke Rp6.450.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp750 ke Rp35.700, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp200 ke Rp15.200, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp200 ke Rp20.950.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved