Menguat 3 poin, IHSG sedikit bernapas lega
Rabu, 25 Juli 2012 - 12:35 WIB
Menguat 3 poin, IHSG sedikit bernapas lega
A
A
A
Sindonews.com - Terus menerus di zona merah membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berjuang untuk bangkit. Hasilnya, di sesi perdagangan pertama IHSG berhasil bernapas lega dengan meraup tiga poin.
IHSG, Rabu (25/7/2012) sesi I ditutup menguat tipis 3,03 poin ke 3.995,14. Indeks LQ45 naik 0,56 poin ke 678,66 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,47 poin ke 548,77.
Sebanyak 104 saham menguat, 116 saham melemah, dan 98 saham tidak berubah harga. Volume perdagangan baru tercatat sebesar 859,933 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp1,140 triliun. Investor asing terus melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp421,497 miliar.
Sektor pertambangan masih setia di jalur merah dengan melemah hingga 27,73 poin dan sektor perkebunan turun 1,83 poin. Sementara itu, sektor konsumsi justru menguat hingga 12,62 poin.
Bursa regional masih diselimuti awan hitam dan enggan beranjak dari zona negatif. Indeks Nikkei 225 merosot 112,69 poin ke 8.377,67, indeks Hang Seng turun 58,99 poin ke 18.844,21 dan indeks Strait Times turun 10,16 poin ke 2.988,28.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) naik Rp500 ke Rp16.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp400 ke Rp22.800, dan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM) naik Rp300 ke Rp6.150.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.250 ke Rp35.200, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 ke Rp21.900, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp200 ke Rp11.250.
IHSG, Rabu (25/7/2012) sesi I ditutup menguat tipis 3,03 poin ke 3.995,14. Indeks LQ45 naik 0,56 poin ke 678,66 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,47 poin ke 548,77.
Sebanyak 104 saham menguat, 116 saham melemah, dan 98 saham tidak berubah harga. Volume perdagangan baru tercatat sebesar 859,933 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp1,140 triliun. Investor asing terus melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp421,497 miliar.
Sektor pertambangan masih setia di jalur merah dengan melemah hingga 27,73 poin dan sektor perkebunan turun 1,83 poin. Sementara itu, sektor konsumsi justru menguat hingga 12,62 poin.
Bursa regional masih diselimuti awan hitam dan enggan beranjak dari zona negatif. Indeks Nikkei 225 merosot 112,69 poin ke 8.377,67, indeks Hang Seng turun 58,99 poin ke 18.844,21 dan indeks Strait Times turun 10,16 poin ke 2.988,28.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) naik Rp500 ke Rp16.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp400 ke Rp22.800, dan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM) naik Rp300 ke Rp6.150.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.250 ke Rp35.200, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 ke Rp21.900, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp200 ke Rp11.250.
(and)
Lihat Juga :