Di Tangerang, harga tahu-tempe melonjak 300%
Rabu, 25 Juli 2012 - 13:36 WIB
Di Tangerang, harga tahu-tempe melonjak 300%
A
A
A
Sindonews.com - Harga tempe dan tahu di Tangerang, Rabu (25/5/2012) meroket setelah para pengrajin tahu-tempe melakukan penghentian produksi untuk tiga hari kedepan. Kalaupun ada, harga tahu-tempe melonjak hingga 300%.
Berdasarkan pantauan di pasar Anyar, Kota Tangerang, pedagang tahu dan tempe hanya tinggal dua orang saja, padahal pada hari biasanya penjual tahu tempe mencapai lebih dari enam orang penjual.
Rohman, salah seorang penjual tahu tempe yang tersisa di Pasar Anyar mengaku, barang jualannya ini merupakan sisa jualan hari kemarin, sedangkan untuk hari ini ia tidak mendapatkan pasokan tahu tempe.
"Untuk tempe dijual Rp8 ribu perbalok biasa cuma Rp6 ribu, sedangkan tahu Rp3 ribu perpotong padahal biasanya cuma Rp500 rupiah, ini sisa kemarin kalo hari ini tidak ada barang," kata Rohman.
Kelangkaan tempe dan tahu di pasaran ini terjadi mulai hari ini Rabu dan akan berlangsung 3 hari kedepan tepatnya pada Jumat 27 Juli 2012. Hilangnya tempe dan tahu di pasaran dikarenakan pengrajin sudah menghentikan produksinya sejak kemarin. "Hari ini nyari tahu dan tempe susah, sudah muter-muter yang jualan jarang," terang Mulyani, salah seorang pembeli di Pasar Anyar.
Untuk diketahui, sebelumnya para pengrajin menyesalkan sikap pemerintah yang tidak turun tangan dengan kenaikan harga kedelai yang membuat pengrajin tercekik.
Berdasarkan pantauan di pasar Anyar, Kota Tangerang, pedagang tahu dan tempe hanya tinggal dua orang saja, padahal pada hari biasanya penjual tahu tempe mencapai lebih dari enam orang penjual.
Rohman, salah seorang penjual tahu tempe yang tersisa di Pasar Anyar mengaku, barang jualannya ini merupakan sisa jualan hari kemarin, sedangkan untuk hari ini ia tidak mendapatkan pasokan tahu tempe.
"Untuk tempe dijual Rp8 ribu perbalok biasa cuma Rp6 ribu, sedangkan tahu Rp3 ribu perpotong padahal biasanya cuma Rp500 rupiah, ini sisa kemarin kalo hari ini tidak ada barang," kata Rohman.
Kelangkaan tempe dan tahu di pasaran ini terjadi mulai hari ini Rabu dan akan berlangsung 3 hari kedepan tepatnya pada Jumat 27 Juli 2012. Hilangnya tempe dan tahu di pasaran dikarenakan pengrajin sudah menghentikan produksinya sejak kemarin. "Hari ini nyari tahu dan tempe susah, sudah muter-muter yang jualan jarang," terang Mulyani, salah seorang pembeli di Pasar Anyar.
Untuk diketahui, sebelumnya para pengrajin menyesalkan sikap pemerintah yang tidak turun tangan dengan kenaikan harga kedelai yang membuat pengrajin tercekik.
(gpr)
Lihat Juga :