Indonesia siap bersaing di pasar ekspor baru
Rabu, 25 Juli 2012 - 15:38 WIB
Indonesia siap bersaing di pasar ekspor baru
A
A
A
Sindonews.com - Dengan terus memburuknya krisis ekonomi di wilayah Eropa, Indonesia mulai melirik negara-negara di wilayah lain sebagai target market ekspor produk-produk hasil karya anak bangsa.
"Eropa krisisnya makin dalam, jadi kita tentu perhatikan itu. Karena ekspor kita banyak tertuju ke Eropa," terang Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi Bustami usai menghadiri kompetisi produk kerajinan rotan dan bambu di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Hal tersebut, lanjut Gusmardi, bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami berbagai negara lain di belahan dunia. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah bekerja keras menggali target pasar lain sebagai sasaran ekspor produk-produk Indonesia yang lebih menjanjikan.
"Strategi kita seperti yang telah diketahui, tidak tinggalkan pasar kita yang ada. Tapi akan terus berusha gali pasar lain yang menjanjikan seperti Amerika Latin, Afrika yang juga sedang growing, kemudian Timur Tengah," papar Gusmardi.
Kendati demikian, diakuinya hal tersebut bukanlah perkara mudah, karena bukan hanya Indonesia yang melirik pasar alternatif tersebut. Namun, Gusmardi optimis pihaknya mampu menembus target tersebut. "Walaupun memang sulit, tapi bisa kita coba untuk terus melakukan usaha-usaha untuk peningkatan ke sana," tegasnya.
"Eropa krisisnya makin dalam, jadi kita tentu perhatikan itu. Karena ekspor kita banyak tertuju ke Eropa," terang Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi Bustami usai menghadiri kompetisi produk kerajinan rotan dan bambu di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Hal tersebut, lanjut Gusmardi, bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami berbagai negara lain di belahan dunia. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah bekerja keras menggali target pasar lain sebagai sasaran ekspor produk-produk Indonesia yang lebih menjanjikan.
"Strategi kita seperti yang telah diketahui, tidak tinggalkan pasar kita yang ada. Tapi akan terus berusha gali pasar lain yang menjanjikan seperti Amerika Latin, Afrika yang juga sedang growing, kemudian Timur Tengah," papar Gusmardi.
Kendati demikian, diakuinya hal tersebut bukanlah perkara mudah, karena bukan hanya Indonesia yang melirik pasar alternatif tersebut. Namun, Gusmardi optimis pihaknya mampu menembus target tersebut. "Walaupun memang sulit, tapi bisa kita coba untuk terus melakukan usaha-usaha untuk peningkatan ke sana," tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :