Pedagang tahu-tempe terancam gulung tikar
Kamis, 26 Juli 2012 - 14:59 WIB
Pedagang tahu-tempe terancam gulung tikar
A
A
A
Sindonews.com - Terus melambungnya harga kedelai dunia tak pelak membuat pedagang tempe serba dilematis. Di satu sisi, mereka dituntut mempertahankan kualitas tempe produksinya, di sisi lain mereka diminta untuk mempertahankan harga agar konsumen tidak dirugikan.
"Harga naik ya mau gimana lagi. Kalau mau harga tetap, ya berarti ukuran tempenya jadi lebih tipis, kan kasian konsumen juga," ujar salah seorang pengrajin tempe yang biasa berdagang di pasar Kebayoran Baru, Sanuwun kepada Sindonews, Kamis (26/7/2012).
Menurutnya, kenaikan harga yang kemungkinan akan diberlakukan pada hari pertama pasca aksi mogok atau pada hari Sabtu 28 Juli 2012 mendatang adalah langkah yang terpaksa harus diambil sebagai dampak naiknya harga kedelai.
Pasalnya, bila harga tempe tidak dinaikkan, maka para pengrajin dan pedagang tempe terancam kehilangan pekerjaan.
"Kalau dulu kita demo buat turunin harga kedelai, kalau sekarang kita nggak minta harga kedelai turun. Kita ngerti kalo harga kedelai di sananya katanya naik. Jadi, harapan kita ya bagaimana pedagang juga tetep bisa jalan usahanya. Soalnya kalau harga gak dinaikin ya kita bisa gulung tikar," pungkasnya.
"Harga naik ya mau gimana lagi. Kalau mau harga tetap, ya berarti ukuran tempenya jadi lebih tipis, kan kasian konsumen juga," ujar salah seorang pengrajin tempe yang biasa berdagang di pasar Kebayoran Baru, Sanuwun kepada Sindonews, Kamis (26/7/2012).
Menurutnya, kenaikan harga yang kemungkinan akan diberlakukan pada hari pertama pasca aksi mogok atau pada hari Sabtu 28 Juli 2012 mendatang adalah langkah yang terpaksa harus diambil sebagai dampak naiknya harga kedelai.
Pasalnya, bila harga tempe tidak dinaikkan, maka para pengrajin dan pedagang tempe terancam kehilangan pekerjaan.
"Kalau dulu kita demo buat turunin harga kedelai, kalau sekarang kita nggak minta harga kedelai turun. Kita ngerti kalo harga kedelai di sananya katanya naik. Jadi, harapan kita ya bagaimana pedagang juga tetep bisa jalan usahanya. Soalnya kalau harga gak dinaikin ya kita bisa gulung tikar," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :