Solusi krisis kedelai harus jangka panjang

Rabu, 01 Agustus 2012 - 09:03 WIB
Solusi krisis kedelai...
Solusi krisis kedelai harus jangka panjang
A A A
Sindonews.com - Pemerintah diminta menyikapi krisis kedelai di dalam negeri secara tegas dengan mencari solusi jangka panjang. Jika tidak, masalah krisis kedelai akan tetap berulang dari tahun ke tahun.

“Tentunya ini memerlukan penyelesaian jangka pendek, namun paling utama adalah penyelesaian jangka panjang,” kata Anggota DPR dari Komisi IV yang membidangi masalah pertanian, Jafar Hafsah di Jakarta kemarin.

Menurut dia, pemerintah harus kembali pada usaha swasembada melalui pembukaan dan pencetakan areal tanam baru, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, dan proteksi serta jaminan harga sehingga minat petani kedelai kembali.

Harga yang memuaskan menurut dia akan menjadi insentif bagi para petani kedelai melanjutkan usaha tani kedelai.“Selama ini, petani itu tidak menjadikan kedelai sebagai tanaman prioritas.Makanya, kita perlu mendukung usaha ini kalau betul-betul ingin swasembada, ”ucapnya. Dia optimistis,dengan dana ketahanan pangan yang tersedia sekitar Rp2 triliun Indonesia bisa mencapai swasembada kedelai.

Dengan dana itu, pemerintah bisa memanfaatkan lahan-lahan BUMN yang belum tergarap untuk perluasan tanaman kedelai. Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Udhoro Kasih Anggoro mengatakan, swasembada pangan terutama kedelai sebelumnya telah menjadi program pemerintah. Namun, hasil yang dicapai menurut dia memang masih belum maksimal. “Masalahnya seperti saya katakan sebelumnya, ada pada lahan, kompetisi antarkomoditas dan insentif harga,” ujarnya.

Masalah kompetisi antarkomoditas, masih menjadi persoalan karena petani saat ini belum menjadikan tanaman kedelai sebagai tanaman prioritas.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Gunaryo menyambut baik jika ada lembaga yang akan dibentuk untuk mencegah terjadinya lonjakan harga ataupun kelangkaan kedelai di pasar. Namun, jika lembaga penyangga stok tersebut ada,menurut dia harus dipastikan ada dana untuk pengadaan kedelai.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
9 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
33 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
3 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved