The Fed santai, Wall Street ambruk

Kamis, 02 Agustus 2012 - 08:58 WIB
The Fed santai, Wall...
The Fed santai, Wall Street ambruk
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di lantai Wall Street ambruk pada perdagangan hari Rabu 1 Agustus 2012 waktu setempat. Hal ini disebabkan kekecewaan investor terhadap langkah Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, yang tidak mengeluarkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di negara adidaya tersebut.

Faktor lainnya juga disebabkan kesalahan teknis dimana terdapat kesalahan pada komputer broker memicu lonjakan volatilitas yang lama setelah pembukaan perdagangan. Kini pasar tengah mencermati hasil pertemuan Bank Sentral Eropa yang digelar hari Kamis ini waktu setempat. Hal ini sangat diantisipasi di tengah ekspektasi bahwa ECB bisa menurunkan biaya pinjaman yang meningkat di Italia dan Spanyol demi membela negara euro.

"Pernyataan Bank Sentral Eropa akan menyulut kembang api besar besok," ungkap kepala strategi ekuitas di Wealth Management Bank AS di Cincinnati Jim Russell, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/8/2012).

Sekadar diketahui, pasar rally pada akhir pekan lalu di tengah harapan adanya tindakan dari The Fed. Namun sebagian besar harapan tumbuh ketika ECB akan mengambil tindakan untuk melindungi euro jelang pertemuan pada Kamis waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 32,55 poin atau 0,25 persen menjadi 12.976,13. Indeks S & P 500 (GSPC) tergelincir 4,00 poin atau 0,29 persen ke posisi 1.375,32. Nasdaq Composite (IXIC) merosot 19,31 poin atau 0,66 persen ke level 2.920,21.

Pasar mengharapkan adanya tindakan yang kuat dan cepat dari ECB. Sebelumnya, pejabat Fed menggambarkan perekonomian AS telah sedikit melambat. Penyataan ini berubah setelah pada Juni lalu pihaknya mengatakan bila ekonomi AS sedang berkembang. Bank sentral AS pun berhenti menawarkan stimulus moneter baru.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
41 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved