Tidak mungkin ada kartel impor kedelai

Jum'at, 03 Agustus 2012 - 16:12 WIB
Tidak mungkin ada kartel...
Tidak mungkin ada kartel impor kedelai
A A A
Sindonews.com - Pemerintah membantah tudingan adanya indikasi kartel dalam praktek impor kedelai seperti yang santer berhembus seiring dengan melejitnya harga kedelai impor.

Bantahan tersebut diutarakan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh, kepada awak media saat dijumpai di Kantor Kementerian Perdagangan, Jumat (3/8/2012).

Kepada awak media, dirinya menjelaskan, kartel atau persekongkolan importir kedelai untuk menaikkan harga dalam praktek impor kedelai saat ini merupakan hal yang mustahil, mengingat pihak-pihak yang aktif sebagai importir jumlahnya sangat banyak.

"Kalau menurut kita sulit untuk terjadi kartel, karena importirnya itu jumlahnya banyak jadi tidak mungkin untuk mereka melakukan kartel," ungkap Deddy.

Deddy bahkan mempersilakan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), sebagai pihak yang mengindikasi adanya kartel dalam praktik impor kedelai, untuk membuktikan hal tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Kendati demikian, dirinya meyakinkan masyarakat, bahwasanya kartel dalam praktik impor kedelai tersebut, memang tidak ada.

"Tapi kalau KPPU mengindikasi kartel ya silakan saja untuk diteliti, kalau memang ada kartel ya ditindak. Kita tidak melihat adanya kartel," tegasnya.

Pernyataan edisi tersebut sekaligus mengkonfirmasi pernyataan yang sebelumnya dilontarkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Di mana dalam keterangannya, KPPU mensinyalir praktik kartel sebagai biang keladi kenaikan harga kedelai saat ini.

"Ini ada kuat dugaan praktik kartel dalam kenaikan harga kedelai saat ini. Karena kejadian ini sangat mirip apa yang terjadi pada 2007-2008, di mana KPPU menemukan adanya dua perusahaan importir kedelai yang memainkan harga kedelai," kata Ketua Komisioner KPPU Tadjuddin Noer Said awal pekan lalu.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
39 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
51 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
52 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
1 jam yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
1 jam yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved