Kuartal IV, Baramulti siap IPO
Selasa, 07 Agustus 2012 - 09:20 WIB
Kuartal IV, Baramulti siap IPO
A
A
A
Sindonews.com – PT Baramulti Sukses Sarana berencana untuk melepas saham ke publik sebesar 10 persen melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada kuartal IV tahun ini.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, pihak Baramulti akan menggunakan dana go public tersebut untuk modal kerja perusahaan dan ekspansi. “Perseroan telah melakukan miniexposeke Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu,” katanya di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, pertimbangan pihak Baramulti hanya melepas 10 persen sahamnya dikarenakan kondisi pasar yang melemah akibat turunnya harga batu bara dan faktor krisis Eropa. “Memang saat ini krisis di Eropa,ada penurunan harga batu bara, tapi kalau dihitung secara harga saat IPO tidak ada masalah,” katanya.
Hoesen mengungkapkan, pada IPO salah satu anak usaha Baramulti Group ini menunjuk CIMB Securities sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara,Director Corporate Affair PT Bara Multi Sukses Sarana Geroad Yusuf mengatakan, rencananya perseroan akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Oktober 2012.
Namun, ketika diklarifikasi lebih lanjut, dia belum ingin mengungkapkan lebih detil mengenai rencana IPO tersebut Sebelumnya DirekturUtama BEI Ito Warsito mengatakan,sebanyak tiga hingga empat perusahaan telah mengajukan untuk melakukan penawaran umum saham perdana.
Dia mengatakan, perusahaan yang telah memasukan dokumen pengajuan IPO itu di antaranya berasal dari sektor transportasi dan perkebunan. Perusahaan-perusahaan itu menggunakan buku laporan April, sehingga memiliki waktu efektif pada Oktober mendatang.
Menurut dia, dengan bertambahnya jumlah saham yang beredar di pasar maka dapat meningkatkan likuiditas pasar modal, namun hal itu juga diiringi dengan aksi korporasi perusahaan dan kinerja keuangan yang positif. “Meski kondisi global masih bergejolak, beberapa perusahaan masih cukup antusias mengajukan IPO,”ujar Ito.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, pihak Baramulti akan menggunakan dana go public tersebut untuk modal kerja perusahaan dan ekspansi. “Perseroan telah melakukan miniexposeke Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu,” katanya di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, pertimbangan pihak Baramulti hanya melepas 10 persen sahamnya dikarenakan kondisi pasar yang melemah akibat turunnya harga batu bara dan faktor krisis Eropa. “Memang saat ini krisis di Eropa,ada penurunan harga batu bara, tapi kalau dihitung secara harga saat IPO tidak ada masalah,” katanya.
Hoesen mengungkapkan, pada IPO salah satu anak usaha Baramulti Group ini menunjuk CIMB Securities sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara,Director Corporate Affair PT Bara Multi Sukses Sarana Geroad Yusuf mengatakan, rencananya perseroan akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Oktober 2012.
Namun, ketika diklarifikasi lebih lanjut, dia belum ingin mengungkapkan lebih detil mengenai rencana IPO tersebut Sebelumnya DirekturUtama BEI Ito Warsito mengatakan,sebanyak tiga hingga empat perusahaan telah mengajukan untuk melakukan penawaran umum saham perdana.
Dia mengatakan, perusahaan yang telah memasukan dokumen pengajuan IPO itu di antaranya berasal dari sektor transportasi dan perkebunan. Perusahaan-perusahaan itu menggunakan buku laporan April, sehingga memiliki waktu efektif pada Oktober mendatang.
Menurut dia, dengan bertambahnya jumlah saham yang beredar di pasar maka dapat meningkatkan likuiditas pasar modal, namun hal itu juga diiringi dengan aksi korporasi perusahaan dan kinerja keuangan yang positif. “Meski kondisi global masih bergejolak, beberapa perusahaan masih cukup antusias mengajukan IPO,”ujar Ito.
(and)
Lihat Juga :