Omset bisnis penyewaan mobil naik 50%

Kamis, 09 Agustus 2012 - 19:11 WIB
Omset bisnis penyewaan...
Omset bisnis penyewaan mobil naik 50%
A A A
Sindonews.com - Sepuluh hari jelang Idul Fitri 1433 H, penyewaan mobil di sejumlah tempat di Jakarta Timur mulai kebanjiran pemesan. Kenaikan 50 persen pun dirasakan mereka yang mengaku kewalahan dengan permintaan konsumen tersebut.

Mobil-mobil jenis minibus seperti Avanza, Xenia, dan Inova laris dipesan sejak jauh hari. Menghadapi hal tersebut, pihak penyewaan mobil pun seperti tidak ingin kehilangan momentum dalam menjaring konsumen. Mereka memasang harga khusus yang tentunya dibedakan dengan hari-hari biasa.

"Mulai H-7 hingga H+7 kami hanya menerima pemesanan untuk pemakaian Lebaran. Kami menawarkan tiga paket kepada konsumen, yaitu 5 hari, 7 hari, dan 10 hari," ujar Yati karyawan bagian Administrasi PT Cililitan Utama Jaya (CUJ), Kamis, (9/8/2012).

Yati mengatakan tiga paket tersebut banyak dipesan oleh konsumen, meskipun sebenarnya harganya dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. "Yang banyak dipesan paket 7 hari. Harganya memang dua kali lipat, tapi sampai saat ini saja pemesan yang datang ke kami untuk pemakaian H-2 sudah mencapai 70 persen," paparnya.

Yati juga mengatakan jika konsumen menggunakan kendaraan melebihi batas yang telah ditentukan disetiap paket, maka akan dikenakan denda sesuai dengan paket yang diambil. "Dikenakan biaya sesuai paket, ya kira-kira dihitung per hari sekitar Rp600.000," ungkapnya.

Untuk mencegah membludaknya pesanan mobil, pihaknya sampai-sampai menyediakan armada tambahan untuk mengantisipasinya. Total, pihaknya sudah menyediakan 30 unit mobil yang siap untuk mengantar konsumen pulang ke kampung halamannya.

"Kami ada tiga puluh unit, kebanyakan sih yang ingin pulang ke pulau Jawa, tetapi ada juga yang ke luar Jawa," jelasnya.

Ditambahkan Yati, pihaknya juga menyediakan jasa supir pribadi yang bisa dipesan oleh konsumen selama perjalanan. "Jika menggunakan sopir dari kami dikenakan tambahan biaya Rp200.000 per hari," ungkap Yati yang menjelaskan jika di hari biasa sopir hanya dikenakan biaya Rp100.000.

Dijelaskan Yati, banyak konsumennya yang memilih menyewa mobil untuk pulang kampung dikarenakan lebih mudah digunakan dan menghindari penuh sesak ketika menggunakan moda transportasi umum.

"Banyak yang bilang sih lebih baik menyewa mobil, daripada naik angkutan. Kan di sana juga bisa dipakai untuk jalan-jalan," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
13 menit yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
50 menit yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
1 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
10 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
11 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
11 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved