Melambat, pertumbuhan ekonomi Jepang 0,3%

Senin, 13 Agustus 2012 - 10:23 WIB
Melambat, pertumbuhan...
Melambat, pertumbuhan ekonomi Jepang 0,3%
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan ekonomi Jepang melambat pada kuartal kedua karena terimbas krisis zona euro, ekspor merosot, dan lemahnya konsumsi domestik.

Dilansir dari BBC.co.uk, Senin (13/8/2012), produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 0,3 persen selama periode tiga bulan sebelumnya. pertumbuhan turun 1 persen dari pada kuartal pertama. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Jepang tumbuh sebesar 1,4 persen.

Para analis memperingatkan, pertumbuhan Jepang dapat terus memlambat dalam beberapa bulan mendatang di tengah iklim ekonomi global yang tidak menentu.

"Sebagai permintaan domestik kehilangan momentum dan ekspor kemungkinan akan melemah lebih lanjut karena masalah utang Eropa, ada kemungkinan bahwa Jepang akan kembali menjadi jeda ekonomi pada Juli-September (periode)," kata kepala ekonom Asuransi Jiwa Meiji Yasuda, Yuichi Kodama, di Tokyo

Ekonomi Jepang telah terhambat oleh berbagai alasan dalam beberapa kali. Sebuah pemulihan ekonomi yang rapuh di AS dan krisis utang yang sedang berlangsung di zona euro, dua pasar terbesar bagi barang-barang Jepang, telah merugikan sektor ekspor negara itu.

Mata uang Jepang yang kuat telah membuat lebih sulit bagi para eksportir dengan membuat barang-barang mereka lebih mahal dan menambah keuntungan mereka.

Menurut data terbaru, permintaan eksternal terpangkas 0,1 poin persentase dari produk domestik bruto Jepang (PDB) selama kuartal kedua.

Pada saat yang sama, para pembuat kebijakan sulit menemukan cara untuk meningkatkan konsumsi domestik untuk mengimbangi penurunan penjualan asing.

Pengeluaran Rumah Tangga dan konsumsi swasta naik hanya 0,1 persen selama periode tersebut, dari tiga bulan sebelumnya. Pada kuartal sebelumnya, ekspansi mereka turun 1,2 persen.

"Kami tahu permintaan eksternal akan menjadi lemah, dan tampaknya seperti konsumsi dan investasi karya publik tidak cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan," kata kepala ekonom Shinkin, Perusahaan Asset Management, di Tokyo, Hiroshi Miyazaki.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
20 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
55 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved