Perbankan syariah butuh pendampingan BI
Senin, 13 Agustus 2012 - 15:41 WIB
Perbankan syariah butuh pendampingan BI
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menilai Bank Indonesia (BI) memiliki peran penting dalam perkembangan perbankan syariah. Walaupun dinilai cukup komit sejauh ini, namun BI mesti tetap melakukan pendampingan.
"BI selaku regulator cukup memberikan kesempatan besar bagi perbankan syariah untuk bertumbuh. Lain itu, BI dinilai cukup komit dalam pengembangan perbankan syariah," kata Sekjen Asbisindo, Achmad K Permana pada acara Bincang-bincang Ramadhan dengan tema 'Menguak Krisis Sumber Daya Insani di Perbankan Syariah' di D'consulate Cafe, Jakarta, Senin (13/8/2012).
Permana menambahkan, kebijakan yang disediakan cukup mengakomodasi bagi pengembangan islamic banking di Indonesia. "Sehingga, perbankan syariah mampu mengembangkan bisnisnya pada waktu kedepan," jelasnya.
Dampak stabilnya makro ekonomi Indonesia yang membuat perbankan syariah juga bertumbuh secara baik. Ini berpengaruh terhadap nasabah dan lini bisnis perbankan syariah yang bersentuhan dengan makro ekonomi Indonesia.
Industri perbankan syariah, lanjut Permana, memiliki produk yang cukup menarik bila dibandingkan dengan industri perbankan lain. Sebut saja Akad Mudharabah yang ada di industri perbankan syariah.
"Tentu hal-hal inilah yang membuat perbankan syariah bisa bertumbuh dengan baik. Tapi, tentu harus ada dukungan-dukungan, dan kebijakan yang disediakan oleh regulator," pungkasnya.
"BI selaku regulator cukup memberikan kesempatan besar bagi perbankan syariah untuk bertumbuh. Lain itu, BI dinilai cukup komit dalam pengembangan perbankan syariah," kata Sekjen Asbisindo, Achmad K Permana pada acara Bincang-bincang Ramadhan dengan tema 'Menguak Krisis Sumber Daya Insani di Perbankan Syariah' di D'consulate Cafe, Jakarta, Senin (13/8/2012).
Permana menambahkan, kebijakan yang disediakan cukup mengakomodasi bagi pengembangan islamic banking di Indonesia. "Sehingga, perbankan syariah mampu mengembangkan bisnisnya pada waktu kedepan," jelasnya.
Dampak stabilnya makro ekonomi Indonesia yang membuat perbankan syariah juga bertumbuh secara baik. Ini berpengaruh terhadap nasabah dan lini bisnis perbankan syariah yang bersentuhan dengan makro ekonomi Indonesia.
Industri perbankan syariah, lanjut Permana, memiliki produk yang cukup menarik bila dibandingkan dengan industri perbankan lain. Sebut saja Akad Mudharabah yang ada di industri perbankan syariah.
"Tentu hal-hal inilah yang membuat perbankan syariah bisa bertumbuh dengan baik. Tapi, tentu harus ada dukungan-dukungan, dan kebijakan yang disediakan oleh regulator," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :