Permudah Transaksi Nasabah, Mandiri Syariah Terus Berinovasi

Rabu, 04 November 2020 - 09:35 WIB
loading...
Permudah Transaksi Nasabah,...
Sesuai visinya menjadi bank syariah yang modern dan terdepan, Mandiri Syariah konsisten melakukan inovasi layanan digital untuk kemudahan dan kenyamanan nasabah. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Pada usianya ke-21, Mandiri Syariah telah menjelma menjadi bank syariah modern, terbesar, dan terdepan yang menghadirkan customer-centric financial solutions bagi masyarakat didukung oleh teknologi digital modern terkini. Sesuai visinya menjadi bank syariah yang modern dan terdepan, Mandiri Syariah konsisten melakukan inovasi layanan digital untuk kemudahan dan kenyamanan nasabah layanan dalam transaksi finansial, spiritual, dan sosial.

Layanan tersebut di antaranya melalui pengembangan fitur di Mandiri Syariah Mobile, mulai dari fitur buka rekening dari handphone yang merupakan fitur pembukaan rekening online pertama dimiliki bank syariah, fitur transaksi top up e wallet, e-commerce, metode pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), hingga fitur khas Islami seperti pengingat waktu salat, arah kiblat, lokasi masjid terdekat, kalkulator zakat, juz amma, pembayaran infak, wakaf, zakat, dan lainnya. (Baca: Biaya Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?)

"Tidak hanya fitur MSM, Mandiri Syariah pun terus berinovasi dalam layanan digital lainnya seperti Net Banking, ATM dengan fitur tarik tunai tanpa kartu, hingga tampilan digital branch," kata Direktur Finance, Strategy dan Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho, di Jakarta kemarin.

Cahyo mengatakan Mandiri Syariah terus mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi serta berkontribusi mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Hingga September 2020, kualitas kinerja Mandiri Syariah terjaga baik dengan membukukan pencapaian tertinggi yakni laba menembus angka Rp1,07 triliun (unaudited). (Lihat videonya: Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat)

Perseroan juga mencatatkan kenaikan pembiayaan sebesar 7,39% year on year (yoy) menjadi Rp79,27 triliun dengan kualitas NPF terjaga baik di angka 2,66%. "Peningkatan laba bersih dan pembiayaan tersebut ditopang dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28% yoy menjadi Rp106,12 triliun sehingga aset Mandiri Syariah menembus Rp119,43 triliun, tumbuh 16,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya," ujar dia. (Kunthi Fahmar Sandy)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
Transaksi Digital Melonjak...
Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Rekomendasi
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Berita Terkini
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved