Pengusaha mulai sadar, pengaduan THR menurun

Kamis, 23 Agustus 2012 - 16:48 WIB
Pengusaha mulai sadar,...
Pengusaha mulai sadar, pengaduan THR menurun
A A A
Sindonews.com - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memastikan adanya penurunan pengaduan terkait persoalan tunjangan hari raya (THR) dari para pekerja. Penurunan aduan THR ini karena adanya kesadaran perusahaan terhadap para pekerjanya tersebut.

"So far, dari tahun 2011 telah terjadi penurunan pengaduan, tahun lalu 84 pengaduan tahun ini 28 pengaduan," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di kantornya, Jakarta, Kamis (23/8/2012).

Kemenakertrans, lanjutnya, telah menindaklanjuti pengaduan yang diterima dari para pekerja seputar THR tersebut. "Biasanya kasus soal THR ini sampai masuk ke pengadilan hubungan industrial," tegasnya.

Meski demikian, diakui Muhaimin, ada multi tafsir dalam pengaduan tunjangan hari raya yang diterimanya. "Multi tafsir itu begini, pekerjanya baru bekerja selama kurang dari tiga bulan sudah minta THR, memang yang berhak mendapatkan THR kan tiga bulan ke atas sampai satu tahun ke atas,"sebutnya.

Karena itu, lanjut Muhaimin, kepada yang belum sampai titik temu itu harus ada solusi. "Solusinya mungkin jalan tengah diberikan semacam perhatian saja, uang sekadarnya untuk menjadikan perhatian hagi perusahaan kepada pekerjanya,"tandasnya.

Disisi lain, Muhaimin merespon positif banyaknya perusahaan yang menggelar mudik Lebaran tahun ini. Hal ini telah mempermudah para pekerja untuk pulang kampung dan juga membangun hubungan industrial dan kekeluargaan antara pekerja dan perusahaan.

"Saya akan mengeluarkan penghargaan baru kepada perusahaan-perusahaan yang sukarela melaksanakan mudik Lebaran. Sudah hampir pasti ada 14 perusahaan yang akan mendapatkan penghargaan atas kontribusinya tersebut,"jelasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved